HALO SEMARANG – Insiden kecelakaan melibatkan truk dan kereta api terjadi di perlintasan Madukoro, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang pada Selasa (18/7/2023) malam. Akibat kecelakaan tersebut, puluhan penumpang kereta api arah Stasiun Poncol itu pun harus dievakuasi paska insiden ini.
Dalam pantauan sekira pukul 19.51 WIB, satu per satu penumpang saat diturunkan mendapatkan pengawalan oleh petugas kepolisian maupun dari petugas kereta api. Barang-barang bawaan dari penumpang ini juga dikeluarkan dan dievakasi ke Stasiun Jrakah.
“Rangkaian kereta yang aman dievakuasi ke Stasiun Jrakah,” ujar Kepala Daop 4 Semarang, Wisnu Pramudyo.
Wisnu mengatakan, kereta api yang terlibat kecelakaan adalah Kereta Api Berantas relasi Pasar Blitar-Pasar Senen. Saat ini petugas masih melakukan evakusi body truk dan gerbong kereta api yang masih menyangkut di jembatan perlintasan kereta api Madukoro Semarang.
“Masih proses evakuasi sampai saat ini,” katanya.
Sebelumnya, truk trailer tanpa muatan ini saat tertabrak kereta api sampai mengobarkan api yang cukup besar. Saksi mata, Rudi mengatakan peristiwa ini terjadi pada pukul 19.31 WIB. Saat itu dirinya sedang mengendarai sepeda motor bersama anak dan istrinya.
Saat berada di lokasi kejadian, dirinya mengetahui ada truk di depannya yang berhenti di atas perlintasan kereta api dan tanpa kendali. Ia yang dari arah Madukoro hendak menuju jembatan Semarang Indah itu langsung menepi karena saat itu diketahui ada kereta api yang akan lewat dari arah Barat mengarah ke Stasiun Poncol.
“Saat itu palang sepurnya ndak nutup. Terus truk berhenti tanpa bisa dikendalikan di atas rel. Lalu kereta yang melintas menabrak truk hingga keluaran kobaran api,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.
Ia menyebut sopir dan kernet truk yang tahu kendaraanya tak bisa dikendalikan, sempat terlihat langsung melompat keluar menyelamatkan diri. “Truk dan kernetnya langsung loncat,” paparnya.(HS)