in

Keputusan MK Tak Pengaruhi Arah Koalisi, PKS Kota Semarang Tetap Solid Dukung Yoyok Sukawi

Koalisi Semarang Maju yang terdiri dari Partai Demokrat, PKB, PKS, PAN, dan PPP tengah mematangkan pilihan untuk calon wakil wali kota yang akan mendampingi AS Sukawijaya atau Yoyok Sukawi di salah satu rumah makan di Kota Semarang, Senin (19/8/2024) malam.

HALO SEMARANG – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Semarang, tetap berkomitmen untuk mengusung Yoyok Sukawi sebagai calon Wali Kota Semarang, dalam Pilwakot November 2024 mendatang.

Meski ada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk Pilkada serentak, di mana partai politik (Parpol) dimungkinkan bisa mengusung sendiri dengan syarat 6,5 persen dari suara sah, diprediksikan tidak begitu berpengaruh pada peta koalisi di Pilwakot Semarang.

Ketua DPD PKS Kota Semarang, Suharsono mengaku merespons positif terkait adanya keputusan MK tersebut.

Menurut dia, adanya keputusan tersebut memberikan kesempatan bagi parpol yang memiliki kursi atau suara minim untuk mengusung sendiri calonnya.

“Parpol bisa mengajukan calon dengan prosentase 6,5 persen dari suara sah. Kalau di Pilwakot Semarang, yakni 62 ribu suara lebih sedikit kira-kira,” katanya, baru-baru ini.

Menurutnya, adanya keputusan ini memang memberikan harapan baru tentant demokrasi yang positif. Namun secara internal PKS, lanjut dia, untuk persiapan menghadapi Pilwakot Semarang sudah berkomitmen untuk membangun Koalisi Semarang Maju, dengan beberapa partai seperti Demokrat, PKB, untuk mengusung Yoyok Sukawi.

“Kita masih konsisten dan komitmen di Koalisi Semarang Maju. Koalisi ini masih solid dan tidak berpengaruh dengan keputusan MK,” ujarnya.

Pada Pileg kemarin, lanjut dia, PKS mendapatkan suara sensor 102 ribu lebih. Meski sesuai ketentuan seperti yang telah diputuskan MK partainya bisa mencalonkan sendiri, karena ambang batas minimal hanya 6,5 persen, namun pihaknya tetap memegang kesepakatan dalam pembentukan koalisi.

“Kita mendapatkan 10 persen suara di Pileg, secara administratif bisa. Tapi kita solid dukung Yoyok Sukawi,” tegasnya.

Suharsono menjelaskan, koalisi ini melihat figur dan potensi kemenangan dari Yoyok Sukawi. Pihaknya menjelaskan jika koalisi tidak hanya ingin bertarung, namun juga melihat peluang bisa memenangkan Pilwakot.

“Kita di sini melihat figur dan potensi kemenangan. Kita melihatnya sosok yang bisa diberi mandat, bisa dipercaya masyarakat untuk maju,” pungkasnya.

Sementara Ketua DPC PPP Kota Semarang, Fatchur Rohman menegaskan, Koalisi Semarang Maju tetap solid mengusung Yoyok Sukawi di Pilwakot Semarang 2024. Menjelang pendaftaran, komunikasi dan konsolidasi terus dilakukan secara intens untuk mencapai kesepakatan bersama.

“Ada beberapa hal yang dalam hari-hari ke depan akan kita tentukan bersama, terutama calon wakil, mudah-mudahan semua diberikan kelancaran karena selama ini kita tidak ada satu persoalan yang berarti dan kesepakatan masih kuat untuk mengusung Mas Yoyok sebagai calon wali kota,” kata dia.(HS)

Pasutri Meninggal Usai Alami Kecelakaan Tertimpa Truk Muatan Kayu di Depan Kodam IV/Diponegoro

Peringati Hari Indonesia Menabung, 300 Pelajar di Batang Dapatkan Tabungan