HALO BATANG – Kementerian Sosial melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung, menyalurkan bantuan atensi kepada penerima manfaat, untuk 213 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), di aula Dinas Sosial Kabupaten Batang, Kamis (30/3/2023).
Kepala Sentra Terpadu Kartini, Iyan Kusmadiana, mengatakan bahwa pada 2022 sampai Januari 2023, pihaknya telah melakukan assesment terpadu, dengan mengumpulkan data, yang diinputkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Batang.
“Bantuan antensi akan dilakukan secara bertahap dan ini bantuan atensi triwulan pertama dari kami. Triwulan pertama bantuan atensi yang diserahkan di Kabupaten Batang, total anggarannya sebesar Rp 170.690.300,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id.
Bantuan diberikan untuk 106 orang lanjut usia (Lansia), 84 orang penyandang disabilitas, dan 9 orang dari kelompok rentan.
Dengan demikian jumlah untuk bantuan dukungan kebutuhan hidup layak atau sembako, berjumlah 199 orang.
Sentra Terpadu Kartini juga memberikan bantuan aksesbilitas untuk disabilitas, yakni alat pendengaran kepada 9 orang dan bantuan alat kaki palsu pada 5 orang.
Pada tahun kemarin, kami sudah memberikan bantuan kursi roda yang cukup banyak dan sudah terpenuhi kebutuhannya.
“Namun jika ada kebutuhan lagi, yang diperlukan lewat Dinas Sosial Kabupaten Batang kami akan siap membantu,” ungkapnya.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki mengatakan, bahwa bantuan atensi dari Kementerian Sosial, melewati Sentra Terpadu Kartini Temanggung, memberikan kenikmatan untuk masyarakat Kabupaten Batang.
“Penyerahan bantuan atensi ini, telah melalui proses assesment data, yang diberikan oleh Dinas Sosial Kabupaten Batang,” jelasnya.
Dia mengakui belum semua PPKS diusulkan untuk memperoleh bantuan dari Kementerian Sosial.
“Meskipun belum semua kami usulkan bantuan, karena adanya kendala saat penginputan data penerima bantuan. Untuk itu, ke depan akan meminta bantuan Diskominfo Batang supaya menginputkan data penerima bantuan,” ujar dia. (HS-08)