HALO SEMARANG – Keluarga Alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang (Kalam), akan ikut dalam setiap usaha membentengi alumni dan masyarakat, dari infiltrasi paham intoleran dan ekstremisme.
Penegasan itu disampaikan Ketua Umum Kalam, Lukman Hakim, dalam reuni akbar, sekaligus pengukuhan Pengurus Kalam UIN periode 2022 – 2027, di Kota Semarang, Minggu (29/5/2022).
Dia menegaskan bahwa Kalam adalah lembaga penjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Dalam kesempatan itu, Plt Kepala Balitbang-Diklat Kemenag Abu Rokhmad, mewakili Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, memberi pesan khusus agar Kalam terus menebar manfaat dan maslahat.
“Selamat kepada Pengurus Kalam UIN Walisongo periode 2022 2027. Terus berkontribusi dalam menebar manfaat dan manfaat bagi masyarakat,” kata dia, seperti dirilis kemenag.go.id.
Dia menyampaikan harapan, Kalam tidak hanya ramai pada saat pengukuhan pengurus saja. Organisasi dengan anggota lebih dari 45.000 alumnus UIN Walisongo ini, diharapkan bisa berperan dalam ikut memajukan bangsa.
“Indonesia membutuhkan orang-orang yang memiliki spirit yang sama dalam menyebar kemaslahatan untuk masyarakat,” tegas Abu Rokhmad.
Sebelumnya, Rektor UIN Walisongo Imam Taufiq menyampaikan bahwa alumni tersebar di berbagai lapisan masyarakat. Mereka diharapkan bisa berkontribusi positif sesuai peran masing-masing di tengah masyarakat.
“Pada akhirnya, ketika kita tumbuh, akan ada pertanyaan dari masyarakat, sekolah dan kuliah di mana? Ini menjadi bagian penting bagi alumni untuk memberikan informasi atau memasarkan lembaga kpd masyarakat,” pesan Rektor.
Dalam kesempatan ini, diserahkan lukisan Menteri Agama karya Rahmad, alumnus UIN Walisongo, kepada Abu Rokhmad. (HS-08)