in

Kecelakaan Maut di Tembalang, Pemotor Tabrak Penyebrang Jalan

HALO SEMARANG – Kecelakaan maut terjadi di Jalan H. Imam Supropto atau tepatnya di depan Kampung Perumahan Korpri, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang Kota Semarang pada Selasa (2/8/2022) sekira pukul 07.00 WIB.

Kanit Lantas Polsek Tembalang, Iptu Juarso mengatakan, kejadian ini melibatkan pengendara motor yang menabrak seorang penyebarang jalan. Menurut informasi yang ia terima, insiden ini bermula ketika dua orang mahasiswi yang mengendarai motor melaju dari sisi timur menuju ke selatan.

Lalu pada saat di lokasi kejadian, kedua wanita yang belum diketahui identitasnya ini menabrak seorang perempuan saat hendak menyebrang jalan menunju perumahan Kopri Bulusan Tembalang.

“Tadi yang melihat anggota sendiri. Ibu menyebrang dari sisi kiri jalan pengendara arah timur ke selatan dua pengemudi cewe terus menabrak,” ujar Juarso di lokasi kepada wartawan.

Lebih lanjut, Juarso menduga pengendera atau dua mahasiswi itu melaju cukup kencang hingga tak bisa mengendalikan laju kendaraanya hingga menabrak seorang perempuan yang hendak menyebrang jalan.

“Kalau tidak kencang tidak mungkin (kecelakaan) apalagi sampai korban meninggal. Luka parah di kepala sampai meninggal,” jelasnya.

Untuk identitas korban sendiri, lanjut Juarso, kepolisian belum mengetahui lantaran saat kejadian korban tidak membawa surat-surat atau identitas. Saat ini, korban dibawa ke RSUP Kariadi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kalau usia belum tau, karena diperiksa tidak ada identitasnya. Kondisi seperti ini harus mencari keterangan, dimana sementara di korban tidak ada dompet maupun identitas yang lain. Jadi mau memeriksa nanti aja sudah sumpai rumah sakit Kariadi yang menangani baru leluasa memeriksa identitasnya,” katanya.

Disisi lain, untuk kedua mahasiswa yang menabrak juga dilarikan ke rumah sakit Undip untuk mendapatkan perawatan lantaran mereka merasa trauma atas kejadian tersebut.

“Yang nabrak sementara kami bawa di rumah sakit Undip karena sempat histeris kaget tidak menyangka tertabraknya sampai meninggal. Bingung takut jadi butuh penanganan,” ucapnya.

Lebih lanjut, kepolisian masih mendalam kejadian kecelakaan ini dengan melakukan olah tempat kejadian perkara. Proses evakuasi dibantu oleh relawan menggunakan mobil ambulance. (HS-06)

Tantang Deiveson untuk Kali Keempat

Antisipasi Terjadinya Banjir, Sungai Kendal Dikeruk dan Dibuatkan Talud