HALO KEBUMEN – Puluhan prestasi diraih Kabupaten Kebumen, selama kepemimpinan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto. Tercatat sebanyak 61 penghargaan, diperoleh Kebumen, baik untuk tingkat nasional maupun regional.
Dalam Upacara Peringatan Hari Jadi ke 395 Kabupaten Kebumen di Alun-alun Pancasila Kebumen, Rabu (21/8/2024) pun, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengungkapkan rasa syukurnya.
Bupati menuturkan, penghargaan bergengsi yang pernah diterima Kebumen adalah Piala Adipura, TPID Award, Merdeka Belajar, Bakti Ekonomi Desa dan Pelayanan Terbaik Nasional.
Capaian lainnya, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kebumen bisa mencapai 5,79 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan Provinsi dan Nasional.
Selain itu penurunan kemiskinan mencapai 1,49 persen tergolong sangat tinggi. Pemkab Kebumen juga berhasil meraih WTP tujuh kali berturut-turut.
“Dari sisi pendidikan kita sudah mengangkat lebih dari 3000 guru honorer menjadi PPPK, lalu tenaga teknis ada sekitar 1000, sehingga total 4000 lebih tenaga honorer kita angkat menjadi PPPK,” terang Bupati, seperti dirilis kebumenkab.go.id.
Untuk infastruktur, Bupati menyatakan pembangunan di Kebumen terus digenjot dengan membangun jalan dan jembatan.
Banyak jalan dan jembatan yang sudah dibangun pemerintah. Seperti Jalan Deandles dari Mirit sampai Puring. Jalan Karangbolong-Logending, Klirong-Sokka dan masih banyak lainnya.
“Untuk jalan-jalan lain, secara bertahap akan kita bangun,” tuturnya.
Di era pemerintahannya, Bupati juga menyebut telah memberikan insentif untuk para RT/RW, guru ngaji, DPD. Termasuk memberikan beasiswa santri, bantuan UMKM lalu bantuam untuk ormas miliaran rupiah.
Lalu karya monumentalnya adalah merevitalisasi Alun-alun dan membangun gedung “Kapal Mendoan”, membangun kawasan Moro Soetta, menjadikan Kebumen Manglingi “Maen, Nyenengi, Lewih Ngangeni”
Perayaan
Sementara itu dalam perayaan HUT Kebumen 2024 yang mengambil tema “Lanjutkan Bersatu untuk Kebumen Maju”, Pemkab menggelar upacara yang diikuti ribuan orang.
Pada kesempatan tersebut Bupati Kebumen Arif Sugiyanto selaku Pembina Upacara tampak gagah menggenakan baju adat kebesaran Kebumen berwana hitam, dengan balutan kain Jarik motif batik parang wara biru, dan makhota di kepala, serta mamakai keris di belakang.
Demikian juga Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih, Ketua TP PKK Kebumen Iin Windarti juga menggunakan baju adat kebesaran Kebumen dengan motif dan corak yang sama.
Upacara turut dihadiri jajaran Forkompimda, para pimpinan OPD, instansi vertikal, para camat, dan kepala desa, pimpinan BUMN/BUMD, kemudian pimpinan organisasi masyarakat, akademisi dari berbagai kampus, pimpinan rumah sakit, para pengusaha, guru, anak sekolah, serta masyarakat umum turut menyaksikan.
Upacara kali ini begitu meriah karena ada diikuti 4.000-an orang, dan diramaikan dengan tarian kolosal jaran kepang dan Ombak Samudra dari siswa-siswi SMP dengan jumlah penari 492 orang.
Dalam koreografinya, mereka berhasil membentuk angka 79 dan 395 persis seperti angka HUT RI dan Hari Jadi Kabupaten Kebumen.
Bupati memberikan apresiasi upacara berlangsung dengan lancar. Bahkan ia menyebut panitia dan peserta yang hadir pada upacara kali ini merupakan yang terbaik.
Ada dua gunungan besar yang menjadi simbol kemakmuran masyarakat yang dibagikan ke peserta.
“Alhamdulillah Kebumen sudah memasuki usia 395 tahun. Pastikan Kebumen menjadi rumah kita bersama. Pastikan Kebumen penuh dengan kekeluargaan. Pastikan Kebumen sebagai tempat tumbuhnya budaya, dan pastikan Kebumen warganya bisa saling menghormati satu dengan yang lain,” ujar Bupati. (HS-08)