HALO JEPARA – Kabupaten Jepara ternyata masih kekurangan rumah sakit. Hal itu terlihat dari rasio tempat tidur rumah sakit dibandingkan jumlah penduduk di Kota Ukir ini.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara, Edy Sujatmiko ketika mewakili Pj Bupati, Edi Supriyanta, meletakkan batu pertama pembangunan RSU Anugerah Sehat, Sabtu (1/7/2023) di jalan Setrekan, Troso, Pecangaan Jepara.
Hadir pula saat itu, Ketua umum Yayasan Anugerah Sehat, KH Khayatun Abdullah Hadziq, Mustasyar NU KH Ma’mun Abdullah, pengurus cabang wilayah dan ranting Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Jepara, serta tamu undangan.
Lebih lanjut dia mengatakan di Jepara saat ini berpenduduk 1,2 juta jiwa, sehingga idealnya terdapat 1.200 tempat tidur rumah sakit.
Namun demikian kenyataan saat ini, di Jepara baru tersedia 945 tempat tidur, sehingga masih kurang 245 tempat tidur.
“Jadi kehadiran Rumah sakit Anugerah Sehat ini akan menopang kekurangan pelayanan itu,” kata dia, seperti dirilis Jepara.go.id.
Dalam sambutanya, Sekda Jepara Edy Sujatmiko juga mengatakan bahwa pembangunan rumah sakit ini adalah cita-cita yang sangat luhur.
Terlebih tidak ada jalan lain untuk dekat di hati masyarakat dan rakyat kecil, selain melalui pelayanan di bidang kesehatan.
“Karena itu pendirian Rumah Sakit ini sungguh sebuah hal yang sangat mulia dan saya yakin akan betul-betul menjadi jalan yang mulus dan tulus di depan Allah Swt,” kata Edy.
Sementara itu Ketua umum Yayasan Anugerah Sehat, KH. Khayatun Abdullah Hadziq, Dirinya berharap sekaligus mohon doa restu program pendirian rumah sakit NU ini dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan.
“Atas doa dan restu para ulama, kiai, dan warga NU kami bismillah siap mengemban amanah program pembangunan rumah sakit NU,” ucapnya.
Rumah Sakit ini nantinya akan dibangun 3 lantai dengan mengambil konsep RS Modern, sehingga diharapkan dapat memberikan pelayanan yang maksimal serta memberikan kenyamanan kepada masyarakat atau pasien yang datang berobat ke RS ini. (HS-08)