HALO SEMARANG – Jelang laga uji coba lawan Arema FC di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (3/6/2022), chemistry pemain masih menjadi sorotan pelatih PSIS. Hal itu ditegaskan Asisten Pelatih PSIS, Achmad Resal Octavian dalam jumpa pers jelang laga persahabatan tersebut, Jumat (2/6/2022).
Dikatakan, ada beberapa persoalan yang masih menjadi perhatian pelatih, di antaranya kekompakan, chemistry, dan fisik pemain.
“Dari standar kompetisi, saya rasa skuad PSIS ini secara fisik, pemahaman strategi, dan chemistry masih sekitar 40 persen. Dengan uji coba ini saya harapkan para pemain lebih kompak untuk menghadapi kompetisi nanti,” katanya.
Khusus chemistry pemain, diakuinya masih jadi sorotan di dua laga uji coba sebelumnya, dan akan ditingkatkan saat laga lawan Arema nanti. “Kondisi tim masih 40%, masih banyak yang harus dibenahi. Khususnya pemain asing, Marukawa dan Fortes, tidak mungkin dimainkan sampai 90 menit. Tapi menit bermainnya akan kami tingkatkan dari laga sebelumnya,” katanya.
Sementara Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida menegaskan bahwa timnya akan menatap laga uji coba ini dengan sangat serius. Laga uji coba akan dimanfaatkan untuk memantapkan komposisi pemain jelang turnamen pramusim dan kompetisi Liga 1 Indonesia 2022-2023. Tim pelatih Singo Edan membawa 22 pemain untuk dipersiapkan menghadapi tim berjulukan Mahesa Jenar tersebut.
Menurut Almeida, saat ini Arema FC masih dalam fase persiapan, seperti halnya tim-tim lainnya. Namun demikian, dia tetap menginstruksikan pada pemain untuk memberikan hasil terbaik pada uji coba nanti.
“Kami menargetkan hasil terbaik pada pertandingan nanti,” tegasnya.(HS)