HALO KENDAL – Dalam rangka kesiapan pengamanan Operasi Mantap Praja Candi Tahun 2024-2025, Polres Kendal menggelar rapat lintas sektoral (linsek) di salah satu agrowisata di Kendal, Senin (19/8/2024).Jelang Pilkada, Polres Kendal Gelar Rapat Lintas Sektoral
Linsek diikuti jajaran Polres Kendal, Kodim 0715/Kendal, Kejaksaan Negeri Kendal, serta stakeholder lainnya.
Wakapolres Kendal, Kompol Indra Jaya, menyampaikan, kegiatan rapat linsek bertujuan untuk pengamanan pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota yang akan berlangsung pada November 2024 mendatang.
“Pekan depan, tepatnya pada 27 Agustus 2024, akan dimulai pendaftaran Pilkada serentak di Kabupaten Kendal. Kemudian untuk pelaksanaan pemilihan akan dilaksanakan pada 27 November 2024. Saya berpesan kepada seluruh masyarakat untuk menjaga kondusifitas, kerukunan, dan kebersamaan, sehingga Pilkada dapat berjalan dengan lancar,” ungkapnya.
Wakapolres menegaskan komitmen Polres Kendal bersama para pemangku kepentingan terkait untuk menjaga situasi kondusif selama pelaksanaan Pilkada. Selain itu mengajak masyarakat Kendal untuk berperan aktif dan menjaga kondusifitas wilayah.
“Kami berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam memeriahkan pesta demokrasi di Kabupaten Kendal ini, serta turut menjaga supaya situasi wilayah Kabupaten Kendal tetap kondusif,” tandasnya.
Pada kesemparan itu Kompol Indra Jaya juga menyampaikan pesan, pentingnya pemahaman terhadap materi yang disampaikan selama rapat.
“Untuk materi yang telah disampaikan, kami berharap dapat disebarkan kepada para peserta dan dipahami dengan baik. Terutama dalam hal pelaksanaan tugas-tugas mendatang,” pesannya.
Sementara Ketua DPRD Kendal Sementara, Muhammad Makmun berharap, supaya pelaksanaan pilkada dapat berjalan dengan aman dan lancar.
“Sebentar lagi kita akan memasuki masa pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kendal, untuk itu kita semua berharap, pelaksanaannya berjalan sukses dan lancar, serta berazaskan luber jurdil atau langsung, umum bebas, rahasia, jujur dan adil,” ujarnya.
Lebih lanjut, Makmun menjelaskan bahwa proses pengamanan pemilihan meliputi tiga tahapan, yaitu sebelum, saat berlangsung dan pascapemilihan.
“Kita saat ini berada dalam fase menjelang pendaftaran. Jadi sebisa mungkin kita ikut menjaga kondusifitas. Kita juga harus menghindari perpecahan karena perbedaan, dan saling menghargai satu sama lain,” jelasnya.
Makmun juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kendal untuk berpartisipasi aktif dalam Pilkada dan menghindari golput, dengan datang ke TPS dan menentukan pilihan yang dapat membawa Kendal ke arah yang lebih sejahtera dan makmur.
“Berikan suara panjenengan dalam Pilkada nanti. Karena negara kita ini adalah negara demokrasi, di mana satu suara sangat menentukan kepemimpinan daerah kita ke arah yang lebih baik kedepannya,” pesan Makmun.
Sedangkan Sekda Kendal, Sugiono mengingatkan kepada seluruh aparatur pemerintahan, untuk senantiasa menjaga netralitas dan kondusifitas selama masa Pilkada. (HS-06)