in

Jelang Natal dan Tahun Baru, Bulog Pastikan Beras Melimpah

Kegiatan Pasar murah di Batang. (Foto : batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Perum Bulog Pekalongan, memastikan pasokan beras untuk masyarakat Kabupaten Batang tercukupi.

Kepala Perum Bulog Cabang Pekalongan, Ramadin Ruding, mengatakan untuk menghadapi Nataru, Bulog telah menyiapkan strategi agar pasokan aman.

“Jadi kalau stok kami 15 ribu ton, kalau kebutuhan masyarakat tiap bulan 3 ribu ton, berarti pasokan bisa mencukupi sampai 5 bulan ke depan,” kata dia, baru-baru ini seperti dirilis batangkab.go.id.

Dia juga mengatakan, pada Februari 2023 nanti, para petani juga memasuki masa panen.

Dalam kesempatan itu, dia mengajak masyarakat untuk bersikap bijaksana dalam berbelanja, yakni tidak menyimpan barang terlalu banyak.

“Belilah komoditas secara bijak, jangan menyetok terlalu banyak, walaupun di Bulog ada. Jangan cemas, pasar buka setiap hari, jadi bisa belanja kapan saja, tidak perlu menimbun,” kata dia.

Salah satu konsumen, Iis warga Proyonanggan Tengah, mengungkapkan dia merasa terbantu dengan program Operasi Pasar Murah, karena harga yang lebih murah dibandingkan pasar tradisional.

“Ya beli beras kualitasnya medium, minyak goreng sama gula pasir. Harganya juga lumayan murah beli di sini, per paketnya Rp 55 ribu,” ujar dia.

Seperti diketahui, belum lama ini Pemerintah Kabupaten Batang, bersama Bank Indonesia Tegal dan Bulog Cabang Pekalongan, menggelar operasi pasar murah, di Pendopo Kabupaten Batang.

Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama Pemkab Batang, Bank Indonesia dan Bulog untuk membantu masyarakat kurang mampu, terutama yang terdampak oleh kenaikan harga BBM.

“Pemkab Batang bersama Bank Indonesia Tegal dan Bulog Cabang Pekalongan, berkolaborasi untuk menyediakan bahan pangan pokok bagi masyarakat, yang tentunya harganya disubsidi dari harga pasar,” kata dia.

Dalam kegiatan itu, penyelenggara menyediakan 1.000 paket sembako murah. Adapun sasaran kali ini, adalah masyarakat kurang mampu, terutama yang tinggal di sekitar Pendopo Pemkab Batang, yakni di Kauman dan Kertonegaran.

Dia berharap, kelak akan ada operasi pasar murah lagi untuk masyarakat di wilayah lain. (HS-08)

Enam Jasad Korban Kecelakaan Rombongan Bus Semarang-Magetan Dimakamkan Berdekatan

Invasi Rusia ke Ukraina Tingkatkan Krisis Kekerasan pada Perempuan