HALO PURBALINGGA– Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musyda) Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Periode Muktamar ke-48, warga Muhammadiyah Purbalingga menggelar Apel Kesiapsiagaan, yang dihadiri Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi.
Apel Kesiapsiagaan, Minggu (11/6/2023), dipusatkan di Alun-alun Purbalingga, diikuti oleh warga Muhammadiyah se-Kabupaten Purbalingga.
Mereka terdiri atas Kokam, ‘Aisyiyah, Hizbul Wathan, MDMC, Tapak Suci, kalangan pelajar serta perguruan Muhammadiyah.
“Acara Apel Kesiapsiagaan kali ini sangat meriah, karena perkiraan dari yang kita undang sekitar 3.000-an peserta, naik menjadi sekitar 5.000-an peserta,” kata Ketua Panitia Musyda Slamet Widodo.
Setelah Acara Apel Kesiapsiagaan dilanjutkan dengan penampilan baris-berbaris dan beladiri taktis dari Kokam, pencak silat dari Tapak Suci, dan drumband siswa TK Aisyiyah.
“Selain penampilan di Alun-alun, kita juga menggelar karnaval yang diisi oleh Organisasi otonom Muhammadiyah Purbalingga,” lanjut Slamet.
Apel Kesiapsiagaan dan Karnaval, adalah salah satu dari rangkaian kegiatan Pra Musyda.
Musyda sendiri akan digelar pada 17-18 Juni di Gedung Muhammadiyah Purbalingga.
“Sedangkan Musyda ‘Aisyiyah akan digelar di SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga,” tambah Slamet.
Slamet Mewakili Muhammadiyah Purbalingga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Bupati Purbalingga, atas dukungannya sehingga kegiatan Apel Kesiapsiagaan ini berjalan lancar.
Dalam sambutannya, Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, menyampaikan harapan agar musyda dapat menghasilkan kepengurusan, kepemimpinan Muhammadiyah yang solid.
“Kita doakan bersama, semoga hasil Musyda mampu menghasilkan kepengurusan, kepemimpinan Muhammadiyah yang solid, dan mampu merumuskan rancangan-rancangan program kerja, yang bisa memberikan manfaat dalam kemajuan organisasi Muhammadiyah ke depannya,” kata Bupati.
Bupati mengungkapkan, Musyda merupakan agenda penting dalam suatu organisasi.
Musyda di Purbalingga ini merupakan tindak lanjut dari Muktamar tingkat nasional di Solo dan Musywil Ke-48 di Kota Tegal lalu.
Musyda kali ini mengangkat tema ‘Memajukan Purbalingga Mencerahkan jawa Tengah’.
“Karena ini merupakan agenda penting, kami atas nama pemerintah berharap agar pelaksanaannya bisa berjalan sukses dan lancar,” katanya. (HS-08)