HALO SEMARANG – Jalur kereta api pada Km 32+5/7 antara Stasiun Karangjati dan Stasiun Gubug di Kabupaten Grobogan kembali mengalami perbaikan untuk bisa normal dilalui imbas luapan banjir. Demi menjaga keselamatan perjalanan, KAI Daop 4 Semarang menutup sementara jalur tersebut mulai Jumat (24/1/2025).
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo mengatakan, bahwa keselamatan pelanggan adalah menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, jalur yang terdampak luapan air harus ditutup untuk memastikan penanganan dapat dilakukan secara intensif. KAI telah mengerahkan tim tanggap darurat yang terdiri dari ratusan petugas prasarana, alat berat, dan material pendukung lainnya untuk memulihkan kondisi secepat mungkin.
“Dengan penutupan jalur tersebut, perjalanan KA yang melewati lintas Semarang-Surabaya maupun sebaliknya pasti terganggu. Sehingga KAI melakukan rekayasa pola operasi memutar atau melalui jalur alternatif, sampai dengan normalisasi jalur yang terdampak tersebut selesai dikerjakan,” terangnya, Minggu (26/2/2025).
Saat ini, KAI fokus melakukan mobilisasi peralatan berat seperti crane, eksavator, perancah besi ke lokasi. Tim Tanggap Darurat Daop 4 Semarang saat ini juga melakukan pekerjaan pengisian karung dengan batu kricak, kirim bantalan beton, dan pekerjaan pembuatan tanggul menggunakan alat berat sebagai upaya kesiapan dalam penanganan nantinya,” ungkap Franoto.
KAI juga menerapkan layanan pengembalian tiket secara penuh atau penjadwalan ulang perjalanan tanpa biaya tambahan. Selain itu, penumpang terdampak atas keterlambatan kereta api juga diberikan service recovery sesuai ketentuan.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Saat ini, kami bekerja sama dengan berbagai pihak untuk percepatan penanganan di lokasi terdampak,” katanya.(HS)