HALO BANJARNEGARA – Sejumlah warga dan pengguna Jalan Raya Banjarmangu – Wanadadi Kabupaten Banjarnegara mengeluhkan minimnya penerangan jalan, sehingga rawan terjadi kecelakaan.
Padahal jalur tersebut cukup ramai dan menjadi akses utama ekonomi di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Banjarmangu dan Kecamatan Wanadadi.
Salah seorang warga setempat, Muslih menjelaskan, lokasi yang paling rawan kecelakaan lalulintas, yaitu tanjakan atau turunan Gowok yang berada di Desa Banjarmangu.
“Ruas jalan tersebut gelap gulita pada malam hari. Padahal berada di tikungan tajam dan turunan terjal dari arah Banjarmagu. Jadi rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas,” jelasnya, Selasa (2/12/2025).
Bahkan belum lama ini, lanjut Muslih, ada pengendara sepeda motor yang diketahui seorang pelajar asal Banjarmangu, terpeleset dan terjatuh di sekitar lokasi.
“Di daerah itu kondisinya gelap gulita, karena banyak rumpun bambu yang melintasi ruas jalan,” imbuhnya.
Muslih pun mengaku juga sudah berkali – kali menyampaikan hal ini ke pihak desa untuk segara memasang lampu sementara, tapi tidak pernah direspon.
“Karena untuk kepentingan bersama, kami dan warga berusaha memasang lampu penerangan jalan dengan biaya sendiri. Namun karena keterbatasan biaya, jadi untuk sementara baru terpasang tiga titik,” tandasnya.
Sementara Kepala Desa Banjarmangu, Nurul Hilal Eko Prayitno, saat dikonfirmasi awak media mengakui, jika penerangan jalan di ruas jalan tersebut memang sangat minim.
Ia juga menyebut, pihaknya sudah berkali – kali mengajukan pemasangan lampu di ruas jalur tersebut kepada dinas terkait, tapi belum ada kepastian.
Pihaknya berharap, karena jalur itu merupakan ruas jalan kabupaten, maka dinas terkait segera memasang lampu penerangan jalan sehingga membantu para pengguna jalan.
“Iya benar di tikungan Gowok kerap terjadi kecelakaan. Sejak tahun 2020 kami sudah menyampaikan masalah lampu penerangan. Atas usulan warga, kami sampaikan kepada dinas terkait sedikitnya 8 – 15 titik penerangan jalan, tapi belum terealisasi,” ujar Kades Eko.
Terpisah, kepala DLLAJ Banjarnegara Muhammad Iqbal menjelaskan, tahun ini kegiatan pemasangan lampu penerangan jalan sudah selesai. Namun pihaknya akan mengupayakan dengan memanfaatkan lampu lama dari penerangan jalan umum (PJU).
”Kita akan inventarisir cabutan PJU yang sudah lama, nanti kita upayakan dipasang di tempat – tempat yang mendesak sesuai dengan permohonan dari masyarakat,” jelasnya. (HS-06)