HALO KENDAL – Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menjalankan usaha budidaya ikan, sehingga dapat meningkatkan produksi dan pendapatan, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kendal menggelar Sosialisasi Perikanan Budidaya, di Balai Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kendal, Kamis (7/8/2025).
Kegiatan sosialisasi dihadiri jajaran Fraksi PKB, yaitu Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq, Ketua Fraksi PKB yang juga anggota Komisi D, Fathur Rohman dan Anggota Komisi B, Muhammad Arif Abidin. Acara dihadiri puluhan masyarakat di wilayah Sukorejo.
Ketua DPRD Kendal Mahfud Sodiq mengapresiasi digelarnya Sosialisasi Perikanan Budidaya di Sukorejo. Menurutnya, meski Kendal memiliki potensi perikanan yang besar dengan banyaknya nelayan, konsumsi ikan masyarakatnya masih rendah.
Hal itu, lanjutnya, menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah dan pihak terkait untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi ikan dan manfaatnya bagi kesehatan.
“Beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi rendahnya konsumsi ikan di Kendal antara lain adalah kebiasaan makan masyarakat, kurangnya sosialisasi tentang manfaat ikan, serta ketersediaan dan aksesibilitas ikan segar,” ujar Politisi PKB tersebut.
Untuk itu, Mahfud berharap, pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat mengambil langkah-langkah strategis untuk meningkatkan konsumsi ikan.
“Seperti melalui program sosialisasi budidaya ikan, kampanye gemar makan ikan, serta peningkatan ketersediaan ikan segar di pasaran,” ungkapnya.
Sementara mewakili Kepala DKP Kendal, Kabid Perikanan Budidaya, Mutrofin mengatakan, kegiatan Sosialisasi Perikanan Budidaya adalah kegiatan penyuluhan atau pelatihan yang bertujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan kepada masyarakat tentang berbagai aspek budidaya ikan, baik dari segi teknis maupun manajemen usaha.
“Ada banyak hal yang bisa dilakukan dalam membudidaya ikan, salah satunya dalam ember atau budikdamber. Itu bisa menjadi solusi untuk meningkatkan ketahanan pangan, terutama di lahan yang terbatas,” ujar Mutrofin.
Selain budikdamber, juga restocking atau pelepasliaran ikan, yang bertujuan meningkatkan populasi ikan. Sehingga nelayan bisa mendapat ikan lebih banyak sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan.
Sedangkan Anggota Komisi B yang menjadi mitra dari DKP, Muhammad Arif Abidin mengaku, dirinya dan keluarga adalah penggemar makan ikan. Baik ikan air tawar maupun laut. Ia pun mengajak masyarakat untuk gemar makan ikan.
“Gemar makan ikan dapat menjadi strategi penting untuk ketahanan pangan, karena ikan merupakan sumber protein yang tinggi dan nutrisi penting lainnya yang bermanfaat bagi kesehatan, serta dapat mendukung upaya pencegahan stunting. Saya dan keluarga itu pecinta masakan ikan,” ujar Politisi Partai Demokrat tersebut. (HS-06)