in

Jadi Ujian Terberat bagi Si Serigala

HALO SPORT – Robert Whittaker, petarung kelas menengah Ultimate Fighting Championship (UFC), disebut-sebut menjadi ujian terberat bagi Si Serigala, julukan Khamzat Chimaev.

Whittakr akan bertemu Chimaev, 22 Juni mendatang. Chimaev masih belum terkalahkan dengan rekor 13-0.

Adapun Si Malaikat Maut, julukan Robert, memiliki catatan 25 kali menang dan 7 kali kalah.

Pemenang duel ini berpeluang besar jadi penantang gelar juara divisi menengah UFC yang dikuasai Dricus du Plessis.

Chimaev sedang dalam tren bertarung yang sangat baik, dan terakhir mengalahkan mantan juara kelas welter, Kamaru Usman.

Menurut pelatih asal Rusia, Rasul Magomedaliev, Whittaker bakal menyulitkan Khamzat.

’’Saya penasaran dengan apa yang akan terjadi nanti. Whittaker bisa bertarung dan punya pukulan keras,’’ ujar Magomedaliev seperti dilansir dari Championat.

Duel terbesar Robert terjadi pada 2017 saat memperebutkan gelar juara interim divisi menengah.

Kala itu dia berhasil mengalahkan Yoel Romero lewat angka tipis.

Sejak bentrokan tersebut Whittaker belum bisa menjadi juara sejati.

Meski demikian, namanya tetap kokoh dalam jajaran petarung paling sakti di kelas menengah.

Si Malaikat Maut jago baik dalam adu striking maupun duel bawah.

Sementara Si Serigala lebih mengandalkan permainan di bawah.

Keunggulan Whitakker lainnya adalah biasa bertarung selama lima ronde.

Sebaliknya, Khamzat hanya tangguh pada ronde pertama dan kedua.

Jika tampil dalam lima ronde, kekuatan fisik Chimaev diragukan. (HS-06)

Kadin Indonesia Ajak Pengusaha Kendal “Yuuk ber-Kadin”

Aprilia Harus Cari Pengganti Pembalap Seniornya Ini