in

Jadi Pembayar PBB, Warga Boyolali Ini Dapat Hadiah Rumah

Ketua DPRD kabupaten Boyolali, Marsono (kanan) menyerahkan secara simbolis hadiah pengundian PBB Tahun 2024, yakni satu buah unit mobil Daihatsu Grandmax, kepada Harjo Singkir dari Desa Jeruk Kecamatan Selo, Minggu (11/8/2024). (Foto : boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Sejumlah warga Boyolali, menjadi orang-orang yang beruntung, Minggu (11/8/2024).

Mereka mendapat hadiah undian utama, berupa rumah, dalam pengundian hadiah Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perdesaan dan Perkotaan (P2) Kabupaten Boyolali Tahun 2024.

Acara yang digelar di depan Monumen Susu Murni tersebut, dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, Wahyu Irawan dan Ketua DPRD Kabupaten Boyolali Marsono.

Pemkab Boyolali dalam keterangannya yang dirilis boyolali.go.id, menyebutkan hadiah utama berupa satu unit rumah tipe 45/72, diperoleh oleh Sunardi, warga Desa Denggungan, Kecamatan Banyudono. Hadiah utama ini diundi langsung oleh Wabup Iwan.

Adapun pemenang satu unit mobil Grandmax adalah Harjo Singkir dari Desa Jeruk Kecamatan Selo, dan pemenang satu unit mobil Toyota Agya, adalah Sadeli dari Desa Bandung, Kecamatan Wonosegoro, keduanya diundi oleh Marsono.

Selain pengundian PBB-P2, pada CFD kali ini juga disediakan pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan KB gratis, cuci emas gratis dan pembagian paket sayur segar.

Sebelum acara undian dimulai, dilakukan senam bersama yang dilanjutkan hiburan oleh Owah Gerr Band.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Boyolali, Purwanto menjelaskan, sebelumnya, pada Juni 2024 sudah dilaksanakan pengundian PBB-P2 tingkat kecamatan.

Ada lima kecamatan dan 99 desa yang yang sudah lunas PBB-P2 pada Juni 2024.

Adapun kecamatan yang sudah lunas yaitu Juwangi, Wonosegoro, Wonosamodro, Kemusu, dan Selo yang masing-masing mendapatkan empat buah sepeda motor dan satu logam mulia untuk di undi di setiap Kecamatan.

Purwanto mengatakan, hingga Juli 2024, pendapatan dari PBB-P2 sudah mencapai Rp 22 miliar yakni 52 persen target bulan Juli.

Selanjutnya untuk target PBB-P2 tahun ini sebesar Rp 54 miliar. Sedangkan pendapatan PBB-P2 di tahun 2023 lalu sebesar Rp 53 miliar tercapai 101 persen.

“Mari kita bayar PBB untuk mensejahterakan masyarakat dan untuk membangun Kabupaten Boyolali, karena pajak ini akan kembali kepada masyarakat untuk pembangunan Kabupaten Boyolali,” ujarnya.

Sementara itu, Wabup Boyolali, Wahyu Irawan, yang menghadiri dan sekaligus mengundi hadiah utama undian PBB-P2 mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada masyarakat yang telah melunasi PBB-P2.

“Maturnuwun pada masyarakat Boyolali yang telah membayar PBB-nya, memang nantinya akan kembali untuk kepentingan masyarakat semua,” ungkapnya. (HS-08)

Hadiri Festival Barongan, Bupati Blora Sampaikan Mimpi Gelar Petunjukan Berkelas Internasional

Kuatkan Nilai Pancasila, BPIP dan Pemkab Klaten Luncurkan Laras Kumda