in

IQ Anak Indonesia Rendah, Bupati Karanganyar Minta GOW Gencarkan Sosialisasi Pentingnya Keluarga

Bupati Juliyatmono menyampaikan arahannya pada Seminar Hari Ibu, Selasa (20/12/2022). (Foto : karanganyarkab.go.id)

 

HALO KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Karanganyar, terus menggencarkan sosialisasi pentingnya keluarga, dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Karena keluarga merupakan basis pertama pendidikan anak.

Hal ini disampaikan Bupati, ketika menghadiri kegiatan seminar dalam rangka peringatan Hari Ibu ke 94 di Hotel Taman Sari, Selasa (20/12/2022).

Dalam kesempatan itum Juliyatmono mengutip data BKKBN, dengan menyebutkan bahwa IQ rata-rata anak Indonesia hanya 87.

Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan dan harus mendapat perhatian. Karenanya GOW harus terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat pentingnya peran keluarga dalam perkembangan anak.

“Peran ibu sangat penting dalam keluarga terutama mendidik anak. Karenanya saya minta tolong kepada GOW agar terus menyosialisasikan kembali tanggung jawab keluarga akan pendidikan anak,” ujarnya, seperti dirilis karanganyarkab.go.id.

Bupati juga meminta para ibu dalam pola asuh dan pendampingan anak agar bersabar dan dapat menahan emosi. Sebab terlalu sering memarahi anak akan berdampak pada psikologis dan perkembangan anak.

“Jangan sering memarahi anak. Sebab akan  menghambat perkembangan otak dan membuat anak depresi,” pesannya.

Seminar Peringatan Hari Ibu, digelar Gabungan Organisasi Wanita(GOW) Kabupaten Karanganyar, mengambil tema Pola Asuh dan Pendampingan Anak yang Berhadapan dengan Hukum.

Dalam kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari praktisi dari kalangan akademisi dan kepolisian.

Terkait IQ rata-rata orang Indonesia, sebelumnya dalam Webinar IDIK: Komunikasi Merawat Negeri, yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu (14/12/2022), Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) membeberkan rata-rata dari skor IQ anak Indonesia pada tahun 2022, hanya mencapai angka 78,49. IQ tersebut tergolong cukup rendah.

“Keprihatinan tentu terasa, ketika kita lihat World Population Review menyampaikan bahwa IQ bangsa kita cukup rendah dibandingkan dengan beberapa negara yang lain. Salah satu sumbernya adalah low material sumber daya manusia kita belum optimal,” kata Kepala BKKBN Hasto Wardoyo. (HS-08)

Tak Miliki Izin, Tower Seluler di Tambaklorok Disegel Satpol PP Kota Semarang

Bupati Karanganyar Ajak Masyarakat Tetap Jaga Toleransi