HALO SEMARANG – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, turut memamerkan atribut hingga pakaian buatan lokal, dalam acara Business Matching tahap IV, di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali.
Hal tersebut dilakukan untuk mendukung penggunaan produk dalam negeri.
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Firman Shantyabudi, menjelaskan atribut hingga pakaian dinas polisi lalu lintas (Polantas), dimodifikasi dengan tambahan bordir, kaitan untuk handy talky (HT), hingga body camera. Menurut Firman, modifikasi itu mendukung kenyamanan jajaran dalam bertugas.
“Perubahan seragam baru itu, disesuaikan dengan perkembangan dan tantangan tugas yang baru,” kata Firman, Jumat (7/10/2022), seperti dirilis humas.polri.go.id.
Selain atribut dan pakaian dinas, Korlantas Polri juga memamerkan pelat nomor atau Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) berwarna dasar putih. Pelat nomor dengan warna dasar tersebut, baru diberlakukan, belum lama ini.
Dalam acara tersebut, sebanyak 76 booth memamerkan berbagai macam produk dalam negeri, perlengkapan, hingga kendaraan Polri. Acara pameran ini pun diisi satuan lembaga Mabes Polri, Polda jajaran, kementerian, hingga para pelaku UKM.
Adapun sejumlah produk dipamerkan dari berbagai komoditi, seperti tekstil, konveksi pakaian jadi, industri kaos kaki, industri logam non instruksi, kerajinan kulit, alat kesehatan, hingga obat-obatan.
Kemudian industri tutup kepala, industri peralatan keamanan, industri persenjataan, alat elektronik, tenun, kerajinan logam, furniture, dan infrastruktur hasil belanja produk dalam negeri.
Acara tersebut berlangsung selama dua hari, dimulai dari tanggal 6 hingga 7 Oktober 2022.
Acara diinisiasi oleh Polri dalam rangka membahas percepatan realisasi belanja produk dalam negeri oleh Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah (Pemda) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn) Tito Karnavian, serta. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati.
Hadir pula Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas, Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono, serta Perwakilan Kementerian/Lembaga Negara, Pemerintah Daerah, BUMN dan BUMD. (HS-08)