in

Hujan Deras Guyur Kota Semarang, Warga Perum Dinar Indah Panik Sinyal Waspada Berbunyi

HALO SEMARANG – Hujan deras mengguyur Kota Semarang sejak sekira pukul 14.00 WIB hingga petang pada Sabtu (3/2/2024). Kondisi Perumahan Dinar Indah, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang sempat terendam banjir dan sinyal waspada berbunyi.

Namun, dalam pantauan sekira pukul 17.00 WIB kondisi di perumahan sudah tidak lagi banjir. Air limpasan sempat masuk ke permukiman warga karena daerah aliran sungai (DAS) Kali Babon meluap.

Salah satu warga RT 6 RW 26, Kris mengakui jika sirine penanda luapan sungai berbunyi. Warga yang masih menetap kemudian bersiaga dari banjir.

“Warga sempat panik kemudian melakukan evaluasi barang-barang ketempat yang lebih tinggi,” ujarnya saat ditemui.

Kris mengaku jika pihaknya dan beberapa warga lain sempat menuju ke masjid yang ada di tengah perumahan yang merupakan tempat evakuasi 28 keluarga yang tinggal di perumahan tersebut. “Sudah ke masjid, ini kita balik lagi karena air sudah surut,” jelasnya.

Menurutnya, air berasal dari selokan perumahan yang terhubung ke sungai Pengkol. Saat ini kondisi perumahan pun sudah kering. Namun warga tetap waspada lantaran curah hujan masih tinggi.

“Patokan kita dari sirine, tadi air dari saluran selokan yang masuk ke perumahan. Tingginya sekitar 30 sentimeter,” bebernya.

Terpisah, Kapolsek Tembalang, Kompol Wahdah Maulidiawati mengatakan, saat ini debit air mulai menurun karena hujan dari Ungaran sudah reda.

“Dari laporan petugas kami di lokasi, debit air sungai memang sempat tinggi namun masih aman terkendali,” imbuhnya.(HS)

Turnamen Bola Voli Awali Rangkaian Jateng Sport Tourism 2024

Ratusan Ribu Pendukung Padati Kampanye Akbar Ganjar-Mahfud di GBK