in

Hujan dan Banjir Menyisakan Kerusakan Jalan KH Asy’ari Kaliwungu

Salah satu kerusakan di Jalan KH Asy'ari Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal.

HALO KENDAL – Banjir beberapa waktu lalu dan kondisi hujan belakangan membuat beberapa titik jalan di pusat Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, menjadi rusak. Salah satunya terdapat di Jalan KH Asy’ari Kaliwungu.

Dari penelusuran di lapangan, Jumat (23/1/2026), kerusakan jalan cukup parah yaitu dari kawasan Pasar Gladak ke arah timur menyusuri pinggiran Kali Aji, hingga beberapa titik di depan Masjid Besar Al Muttaqin Kaliwungu.

​Kerusakan jalan bervariasi, mulai dari aspal yang mengelupas hingga lubang dengan kedalaman yang cukup signifikan.

​Kerusakan jalan KH Asy’ari diduga kuat dipicu oleh tingginya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir yang menyebabkan Sungai Aji meluap ke badan jalan.

Selain faktor alam, ditambah aktivitas kendaraan berat yang tetap nekat melintas meski sudah ada larangan resmi, ditengarai menjadi penyebab utama cepatnya kerusakan aspal di jalur padat tersebut.

Saking dalamnya lubang di beberapa titik, warga berinisiatif memasang tanda darurat berupa peti kayu, untuk memberi peringatan kepada pengendara agar tidak terperosok.

​Kondisi tersebut juga dikeluhkan para pekerja dan warga yang setiap hari menggantungkan akses pada jalan itu.

Seperti diungkapkan Riski, salah seorang pengendara yang ditemui saat hendak berangkat kerja menuju kawasan industri di Kota Semarang, menyebutkan bahwa jalur ini sangat krusial namun berbahaya.

Menurutnya, jalan ramai dan padat setiap hari saat jam berangkat kerja dan anak sekolah lalu lalang.

“Kondisinya jalan memprihatinkan. Beberapa waktu lalu ada pengendara yang sempat terjatuh karena terperosok lubang itu,” ungkap Riski.

​Senada disampaikan Tri, warga sekitar Kaliwungu. Dirinya mengaku khawarir dan berhati-hati saat melintasi jalan KH Asy’ari.

Ia bahkan menyebut, beberapa waktu lalu kendaraan bertonase besar yang masih melintas meski rambu larangan sudah terpasang.

Dirinya berharap, supaya pemerintah melalui dinas terkait segera turun tangan dan mengatasi kerusakan jalan di Kaliwungu.

“Jangan menunggu jatuh korban lebih banyak lagi. Kami ingin pengguna jalan merasa aman dan nyaman saat melintas di Kaliwungu,” tandas Tri.

​Para pengendara yang melintas, khususnya roda dua diimbau, untuk selalu waspada dan hati-hati, terutama saat kondisi hujan atau malam hari, lantaran jarak pandang terbatas dan lubang tertutup genangan air.

Pihak terkait diharapkan segera melakukan perbaikan permanen dan mempertegas pengawasan terhadap kendaraan berat yang melanggar aturan tonase demi menjaga keutuhan jalan. (HS‐06)

PMI Batang Pastikan Ribuan Warga Tak Kelaparan

Jembatan di Mangkang Wetan Putus Imbas Banjir, Ketua Dewan Dorong Perbaikan Akses Warga