in

Hilangkan trauma korban laka Bawen, Polres Semarang laksanakan Trauma Healing

Rombongan Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra, Minggu (24/9/2023), didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Semarang, Mila Achmad Oka, beserta PJU dan pengurus Bhayangkari cabang Semarang, menjenguk korban kecelakaan Bawen. (Foto : humas.polri.go.id)

 

HALO SEMARANG – Polres Semarang melakukan trauma healing pada anak-anak korban kecelakaan di exit toll Bawen.

Selain trauma healing, Polres Semarang juga menyerahkan bantuan paket makanan, mainan anak-anak kepada korban luka, serta tali asih kepada keluarga korban meninggal dunia.

Penyerahan bantuan dan tali asih, dilakukan oleh Kapolres Semarang, AKBP Achmad Oka Mahendra, Minggu (24/9/2023), didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Semarang, Mila Achmad Oka, beserta PJU dan pengurus Bhayangkari cabang Semarang, dengan menyambangi RS At Tin Bawen.

Seperti diketahui, telah terjadi kecelakaan maut di Exit Tol Bawen, Sabtu 23/9/2023), melibatkan 6 unit kendaraan roda empat, 1 truk, dan 9 sepeda motor, hingga mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan luka luka.

AKBP Oka menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan imbangan, dari proses hukum yang tetap berjalan.

“Selain penanganan terhadap kejadian kecelakaan yang terjadi kemarin, kami sampaikan bahwa kami melaksanakan Polres Semarang peduli korban kecelakaan Bawen,” kata dia.

Tim dari Polres Semarang, dibagi menjadi 4 rombongan, masing masing dipimpin oleh para Kabag dan Kasat.

Empat rombongan ini menuju sejumlah rumah sakit yang merawat korban kecelakaan, termasuk di RS At Tin Bawen ini.

“Juga menuju ke rumah para korban yang telah diizinkan pulang, untuk rawat jalan,” kata dia.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan bahwa kegiatan trauma healing bertujuan untuk mengurangi rasa trauma atau gangguan psikologis, yang dialami para korban luka, yang masih dirawat dan keluarga korban meninggal dunia.

“Ada 3 Rumah sakit yang merawat korban laka selain RS At Tin Bawen, yaitu Ken Saras Bergas, dan RSUD Gunawan Mangunkusumo Ambarawa,” tambahnya.

Di RS At Tin Bawen, Kapolres berserta rombongan langsung menuju lantai 2 untuk melihat kondisi korban seorang anak berusia 5 tahun, bernama Alfarisqi asal Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang.

Dengan juga melibatkan Konselor dari Bag SDM Polres Semarang, Kapolres beserta Ketua Bhayangkari Cabang Semarang bercengkrama bersama Alfarisqi dengan memberikan sejumlah mainan anak anak.

“Kami pantau kondisi para korban disini, salah satunya anak berusia 5 Tahun beenama Alfarisqi. Kami ajak bercengkrama dan bermain mainan anak anak guna menghilangkan trauma, karena Alfarisqi harus menjalani operasi patah tulang tangan dan bahu.” Jelas AKBP Oka.

Seetelah mengunjungi satu persatu korban di RS At Tin, Kapolres beserta rombongan langsung menuju ke rumah duka korban meninggal dunia di Desa Kadirejo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang.

Tangis haru pecah saat Kapolres beserta rombongan menyalami orang tua korban  Rudy Oky (24 Th) dan Aditya Dwiki (19 Th) di rumah duka, di mana kedua korban merupakan saudara sepupu dan rumah keduanya hanya berjarak sekitar 300 meter.

“Kami memberikan motivasi juga kepada keluarga korban meninggal dunia di Kecamatan Pabelan ini. Kami bertemu orang tua korban dan mencoba memberikan pemahaman agar mengurangi rasa trauma atau kesedihan yang dirasakan keluarga korban. Sedianya kami juga akan ke Kota Salatiga untuk takziah ke korban meninggal Aldi Eko (26 Th),” kata dia.

Perangkat Desa Kadirejo, Kecamatan Pabelan, Murjiyo memberikan apresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Semarang dan rombongan, karena sudah bersedia datang ke rumah duka warganya yang menjadi korban kecelakaan Bawen.

“Kami atas nama warga Desa Kadirejo Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang, mengucapkan terima kasih atas kedatangan bapak Kapolres beserta rombongan, ke rumah duka 2 warga kami.yang menjadi korban meninggal kecelakaan Bawen. Sehingga keluarga yang ditinggalkan mendapatkan motivasi atau semangat, sehingga dapat tabah dalam menerima kejadian ini.” kata Murjiyo. (HS-08)

Meriahkan Pasar Ndoro Bei, Tari Sinok dan Tari Grebeg Besar Ditampilkan

Wakapolri Ingatkan Pentingnya Netralitas Personel dalam Pemilu 2024