
HALO SEMARANG – Upaya penanganan Covid-19 yang gencar dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang, salah satunya dengan metode menggerakkan sejumlah pihak untuk ikut berpartisipasi memberikan dukungan secara sukarela.
Beberapa pihak pun ikut membantu Pemkot Semarang dalam penyediaan sembako atau alat pelindung diri untuk upaya penanganan wabah Covid-19, termasuk soal dampak sosial ekonominya.
Bantuan ini merupakan bukti nyata, kepedulian dan empati sebagai satu kesatuan warga Kota Semarang.
Terbaru, Senin (20/4/2020), Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi menerima pimpinan Indomaret, Kyu-Kyu KTV dan alumni Sedes.
Ketiga pihak ini hadir di kantor wali kota di Jalan Pemuda Semarang untuk menyerahkan bantuan total 3.350 masker dan 200 paket sembako.
Inisiatif dan semangat solidaritas terhadap warga ini disambut baik oleh Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi.
Selain bermanfaat secara riil dalam penghentian laju persebaran wabah Covid-19, menurut Hendi bantuan juga menjadi suntikan semangat di tengah upaya serius Pemerintah Kota Semarang.
“Dukungan dari dunia usaha dan masyarakat umum, sangat berarti terutama bagi kami. Bahwa kita menyelesaikan ini secara serius dan bersama-sama. Pemerintah tidak sendiri, kami yakin semua pihak memiliki peran terbaiknya, mulai dari tenaga, dana, material, logistik, hingga yang tak kalah penting kedisiplinan dan ketaatan mengikuti berbagai aturan serta protokol pencegahan Covid-19,” ungkap Hendi.
Diakuinya, bahwa update kasus Covid-19 di Kota Semarang masih menunjukkan tren kenaikan jumlah penderita positif. Per-20 April 2020, pasien positif sejumlah 123 orang, 208 PDP, dan 604 ODP.
“Satu hal yang cukup menggembirakan adalah tingkat kesembuhan pasien yang semakin bertambah yakni mencapai 42 orang,” terang Hendi.
Untuk itu, Hendi berpesan kepada semua pihak untuk ikut mengambil peran yang bisa dilakukan termasuk dengan disiplin di rumah saja, menghindari kerumunan, disiplin menggunakan masker dan mengikuti berbagai anjuran pemerintah dalam upaya pencegahan Covid-19.
Hendi berharap kekompakan dan gerak bersama ini dapat segera menghentikan persebaran Covid-19 di Kota Semarang.(HS)