in

Hendak Jadi Saksi Dugaan Kasus Korupsi, Pejabat di Pemkot Semarang Malah Hilang Misterius

Pejabat Pemkot Semarang yang dikabarkan hilang misterius, Iwan Boedi Prasetijo Paulus.

HALO SEMARANG – Seorang pejabat Pemkot Semarang dilaporkan hilang oleh keluarganya, setelah beberapa hari tak pulang dan tak masuk kerja. Aparatur sipil negara (ASN) di Badan Pendataan Daerah (Bapenda) Kota Semarang bernama Iwan Boedi Prasetijo Paulus (51) tersebut dilaporkan hilang misterius sejak beberapa hari lalu.

Menurut informasi, Iwan Boedi sempat terpantau kamera pengawas di depan SPBU Ngesrep Timur V, Rabu (24/8/2022) sekitar pukul 06.45. Saat melintas itu, dirinya diketahui mengendarai sepeda motor Honda Vario merah berpelat nomor merah H 9799RA.

“Selasa (23/8/2022) sebelum menghilang, masih beraktivitas biasa di kantor. Bahkan saat pulang pun absensinya tercatat. Tapi sejak Rabu (24/8/2022) pekan lalu, dia tidak masuk kantor,” kata Kepala Bapenda Kota Semarang, Indriyasari, belum lama ini.

Iin, sapaan akrab Indriyasari, menjelaskan, karena tidak pulang semalaman, pihak keluarga sempat mencari dan menanyakan kepada teman-temannya yang ada di kantor Bapenda. Tapi sayangnya tidak ada yang mengetahui keberadaan Iwan Boedi. Pihak keluarga juga telah melaporkan ke Bapenda Kota Semarang atas dugaan hilangnya bapak empat anak itu.

“Akhirnya disepakati lapor ke polisi, karena tak kunjung pulang,” tuturnya.

Menurut dia, Iwan Boedi adalah pejabat fungsional bidang dua di Bapenda Kota Semarang. Sementara waktu, dia menugaskan pelaksana tugas (Plt) untuk menggantikan tugas-tugas pegawainya yang hilang ini.

Terpisah, Kepala BKPP Kota Semarang Abdul Haris menjelaskan, jika ASN yang tidak masuk selama tiga hari berturut-turut tanpa keterangan bisa dikenai sanksi hukuman disiplin, baik ringan, berat, atau sedang sesuai undang-undang disiplin ASN. Khusus kasus Iwan Boedi, pihaknya masih menunggu kabar dari pihak kepolisian.

“Ada berita kehilangan dari kepolisian, kami baru telusuri ini. Apakah hilang atau indikasi lainnya?” katanya.

Pihaknya bersama Bapenda terus berkoordinasi dengan kepolisian terkait pencarian ASN Pemkot Semarang ini. Sebelum mengambil tindakan, tentu akan disesuaikan dengan keterangan dari pihak yang berwajib. “Kemarin sempat ditanyakan ke kepolisian, katanya sudah dilaporkan. Tapi entah itu hilang atau menghilang akan kita cari tahu dulu, kita menunggu perkembangannya,” katanya.

Dugaan Kasus Korupsi

Namun dari informasi yang didapat halosemarang.id, hilangnya Iwan Boedi Prasetijo Paulus diduga terkait dugaan kasus korupsi yang sedang ditangani oleh Disreskrimsus Polda Jateng. Iwan Boedi sebelum hilang, telah dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai saksi dugaan kasus korupsi.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio membenarkan bahwa ASN Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, Iwan Budi dijadwalkan diperiksa polisi sebelum menghilang pada 24 Agustus 2022 lalu. Ia telah terjadwal diperiksa sebagai saksi atas dugaan kasus korupsi.

“Yang bersangkutan seharusnya dimintai keterangan sebagai saksi dalam dugaan kasus korupsi aset Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Semarang pada Kamis (25/8/2022),” kata Dirreskrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio, di Semarang, Senin (5/9/2022)

Pemanggilan Iwan Budi sebagai saksi, kata dia, telah dilayangkan oleh Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Jateng. Namun, sehari sebelum menjalani pemeriksaan sebagai saksi, pegawai bereselon IV tersebut dikabarkan hilang oleh keluarga dan dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang.

Pemeriksaan Iwan Budi sebagai saksi, kata dia, didasari atas aduan dari masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan aset di BPKAD Kota Semarang. Waktu pemanggilan tahap awal tersebut, lanjutnya, telah disepakati antara Iwan dengan penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Jateng.

“Yang bersangkutan ini sudah kami minta untuk (rencana) klarifikasi, tetapi sampai sekarang ini belum hadir,” jelasnya

Ia mengaku belum tahu mengapa Iwan Budi tak hadir dalam pemeriksaan. Ia menegaskan telah berkoordinasi dengan Polrestabes Semarang guna mengetahui keberadaan Iwan Budi.

Di sisi lain, ia mengimbau kepada Iwan Budi agar datang menjalani pemeriksaan. Sebab penyidik bersikap professional menangani kasus.

“Untuk memperlancar proses, datang saja. Kalau tidak bersalah tak masalah. Kami transparan,” tandas dia.(HS)

Kapolda Minta Masyarakat Tidak Anarkis saat Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di Jateng

Hindari Penyalahgunaan BBM, Polda Jateng Siagakan Personel di Tiap SPBU