in

Hasil Yang Mengecewakan Bagi Tim Pelatih PSIS

Jumpa pers PSIS usai pertandingan melawan Persis di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (17/2/2023).

HALO SEMARANG – PSIS harus berbagi poin saat bertanding di kandang sendiri Stadion Jatidiri saat melawan Persis pada Jumat (17/2/2023). Skor akhir 1-1 pada laga pekan ke-25 putaran kedua BRI Liga 1 2022/2023 ini.

Gol PSIS dicetak Septian David Maulana pada menit 80 lewat tendangan penalti. Sementara satu gol balasan Persis dicetak oleh Irfan Jauhari pada menit 90.

Pelatih sementara PSIS, M Ridwan mengaku kecewa atas hasil yang diraih ini. Akan tetapi dirinya sangat mengapresiasi kinerja dan perjuangan anak asuhnya dalam pertandingan tersebut.

“Situasi seperti ini sangat menyesakkan dengan gol balasan menit akhir. Hasil ini bukan yang kita harapkan, tapi sisi permainan dan perjuangan pemain saya cukup puas dan bangga,” ujarnya dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.

Lebih lanjut Ridwan juga mensyukuri pada pertandingan ini para pemain tidak ada yang mengalami cedera. Hanya saja ada akumulasi kartu dari pemain belakang yakni Alfeandra Dewangga.

“Tapi kita percaya siapapun pemain yang absen, kita sudah menyiapkan untuk pertandingan selanjutnya. Lini belakang kita masih punya pemain lain dan kita akan lihat di latihan dan menjelang pertandingan,” katanya.

Sementara itu, salah satu pemain PSIS, Adi Satryo juga mengaku kurang puas atas hasil yang didapat. Menurutnya tim sudah menguasai pertandingan hanya saja kurang beruntung.

“Saya pribadi sedikit kurang puas, banyak peluang, banyak menguasasi bola, tapi kurang beruntung. Gol di menit terakhir. Tapi kita harus tetap kompak perbaiki yang terjadi untuk pertandingan selanjutnya,” imbuhnya.

Di sisi lain, pelatih Persis, Leonardo Medino mengaku game berjalan cukup sulit. Kedua tim ingin memberikan hasil yang maksimal.

“Persis bisa bermain lebih baik sebenarnya, tetapi yang penting kita tetap ambil poin,” terangnya.

Lebih lanjut, dia menyikapi insiden suporter yang terjadi di luar stadion. Menurutnya, pertandingan sepak bola bisa dinikmati ketika kedua tim dan kedua suporter saling menghormati.

“Ini adalah sepak bola buka peperangan. Kalau ingin menikmati laga di stadion kita harus respect semua elemen di lapangan, karena kalau tidak ini bisa merusak kultur sepak bola indonesia,” imbuhnya.(HS)

Usai Laga PSIS vs Persis, Ketua PSSI Minta Suporter dan Polisi Tenangkan Diri

Ternyata Ini Alasan Polisi Tak Keluarkan Izin Penonton Untuk Laga PSIS vs Persis