in

Harga Ayam Kampung di Purbalingga Merangkak Naik

Perdagangan unggas di Pasar Hewan Purbalingga. (Foto : Purbalinggakab.go.id)

 

HALO PURBALINGGA – Harga pasaran ayam kampung Kabupateb Purbalingga, menjelang Lebaran ini mulai merangkak naik. Untuk satu ekor ayam sehat dengan bobot sekitar tiga kilogram, yang biasanya dijual Rp 110 ribu hingga Rp 120 ribu, saat ini harganya sudah mencapai Rp 160 ribu sampai Rp 180 ribu.

Misroni, warga Desa Pekalongan, Kecamatan Bojongsari, yang berjualan di Pasar Hewan Purbalingga, mengatakan kenaikan harga tersebut merupakan hal wajar menjelang Lebaran.

”Ya saat ini memang lagi ada kenaikan harga. Pada hari biasa harga ayam jago dijual kisaran Rp 110 ribu atau Rp 120 ribu,” kata Misroni, yang mengaku sudah berjualan ayam sejak 1971.

Penuturan senada disampaikan Muharto, warga Desa Prigi, Kecamatan Padamara.

“Untuk saat ini menjual ayam di pasar sudah mulai ramai dan sering laku sejak setengah bulan ini, dirinya mengakui ini sudah lumayan membaik buat berdagang ayam sudah beda dengan awal adanya Corona,” kata dia, seperti dirilis purbalinggakab.go.id.

Dia mengatakan pada awal pandemi Covid-19, sekitar dua tahun lalu, perdagangan ayam mengalami kelesuan. Ada pedagang yang akhirnya membawa pulang ayam dagangannya, atau menjual dengan harga kulakkan. Namun kini ketika corona mereda, perdagangan ayam pun kembali menggeliat.

“Dulu awal-awal Corona jual ayam kurang begitu laku, bahkan ayamnya sampai dibawa pulang atau jual impas dengan harga kulakan,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Peni dari Kecamatan Rembang, Purbalingga dibantu suaminya juga ikut kulakan untuk stok, yang nantinya dijual kembali di pasar yang berbeda dan untuk pasokan ke sejumlah warung makan.

”Pada hari biasa harga masih stabil, untuk minggu ini sudah mahal dan jelang Lebaran harga pasti naik, masih bisa naik lagi,” kata Peni.

Menurut dia, jika satu ekor ayam biasanya dijual Rp 150 ribu, mendekati Lebaran harganya bisa mencapai Rp 180 ribu. Itu pun untuk ayam berukuran sedang. Adapun untuk yang berukuran besar, bisa mencapai Rp 200 ribu.

Sejumlah pedagang lain pun ikut menuturkan, harga ayam merah afkir dari ayam petelor masih cukup murah dengan bobot kisaran 1,7 kg sampai dengan 1,8 kg  dijual dengan harga 45 ribuan ada kemungkinan naik. (HS-08)

Jelang Lebaran, Polres Temanggung Minta Masyarakat Waspadai Uang Palsu

Polda Metro Limpahkah Kasus Fahrenheit ke Mabes Polri