in

Hanya Ingin Tunjukkan Performa Bagus

HALO SPORT – Fabio Quartararo, juara dunia MotoGP 2021, tak kunjung mendapatkan peak performance bersama tim Monster Energy Yamaha musim ini.

Dalam enam seri MotoGP 2023 yang telah menggelar 12 kali balapan, termasuk lomba sprint, Quartararo belum pernah juara.

Podium hanya sekali diraihnya pada Grand Prix (GP) Amerika.

El Diablo (Si Iblis), julukan pembalap asal Prancis itu, benar-benar merana di atas motor Yamaha YZR-M1.

Menghadapi MotoGP Jerman di Sirkuit Sachsernring, 17-18 Juni 2023, dia cuma ingin menunjukkan performa bagus.

Juara GP Jerman 2022 ini agaknya memilih realistis.
Menurut El Diablo, karakteristik Sachsenring yang sempit akan menyulitkannya.

’’Karakter itu membuat manuver menyalip menjadi sulit. Karena itu, kami harus start di posisi sebaik mungkin,’’ tutur Quartararo seperti dilansir dari Speedweek.

Peningkatan tenaga mesin dalam pengembangan disinyalir mengganggu performa Yamaha dalam kecepatan satu lap.

Si Iblis kian frustrasi karena pembaruan yang dibawa Yamaha hingga sekarang belum membawa dampak seperti yang diharapkan.

Mulai dari sasis, aerodinamika, dan komponen lain, semuanya tidak mendatangkan manfaat.

’’Semua yang kami coba tidak bekerja dengan baik,’’ tegasnya.

Silang pendapat tidak terelakkan di dalam internal Yamaha.

Quartararo dan kru ingin bertahan dengan setelan lama demi kestabilan, sedangkan Yamaha ingin sang ujung tombak mencoba pemutakhiran yang mereka temukan.

Jalan tengah akhirnya ditemukan dengan dipertahankannya setelan Fabio untuk GP Italia, GP Jerman, dan GP Belanda.

’’Kami harus fokus pada apa yang kami miliki dan melakukan yang terbaik,’’ ujarnya.

Dalam klasemen sementara, Quartararo berada di posisi kedelapan dengan mengemas 54 poin.

Juara bertahan Francesco Bagnaia (tim Lenovo Ducati) memimpin dengan 131 angka. (HS-06)

 

Masih Dendam dengan Spurs

Retas Jalan Menuju Duel Perebutan Titel