HALO SRAGEN – Wakil Bupati (Wabup) Sragen, Suroto, mengajak seluruh jamaah pengajian merenungkan makna Isra’ Mi’raj sebagai peristiwa penting dalam ajaran Islam.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Sragen, Suroto, ketika mewakili Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, dalam pengajian memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw 1446 H, di Pendopo Sumonegaran, Rumah Dinas Bupati Sragen, baru-baru ini.
“Sebagaimana perjuangan Rasulullah untuk memudahkan Umat Islam dalam beribadah, maka hal tersebut merupakan sebuah teladan bagi para pemimpin untuk selalu memperjuangkan kemudahan bagi masyarakat,” kata dia, seperti dirilis sragenkab.go.id.
Suroto berharap seluruh warga muslim di Kabupaten Sragen, semakin mendekatkan diri kepada Allah Swt, dalam momentum Isra’ Mi’raj tahun ini.
Sebab dengan kehidupan beragama yang kuat, dapat mendorong pergerakan pembangunan secara menyeluruh.
“Pembangunan yang paling pokok sebenarnya adalah membangun akhlak masyarakat dan seluruh komponennya.” terangnya.
Tausiyah diisi oleh Pengurus Pondok Pesantren Assalafiyah Karanganyar, Kyai Haji Nafian Ali Maliki, dengan judul Hikmah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw.
Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen, Ihsan Muhadi, mengatakan peringatan Isra’ Mi’raj merupakan tonggak sejarah bagi umat Islam, untuk melaksanakan perintah ibadah 5 waktu, sebagai momentum untuk mewujudkan umat muslim yang selalu beriman dan bertakwa kepada Allah Swt.
“Isra’ dan Mi’raj merupakan ujian bagi Nabi Muhammad Saw berupa perjalanan menuju langit ke tujuh, peristiwa yang terjadi salam satu malam ini menjadi bukti atas kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” kata Ihsan Muhadi.
Untuk diketahui, acara peringatan Isra’ Mi’raj diikuti oleh Sekretaris Daerah beserta jajaran, Pimpinan DPRD, dan Kepala OPD beserta istri, serta perwakilan Forkopimda, Forkopimcam, ASN, Kepala KUA, Kepala Desa, Kepala Sekolah, Forum Perusahaan Daerah di lingkungan Kabupaten Sragen, dan warga di lingkungan Pendopo Sumonegaran. (HS-08)