HALO KARANGANYAR– Bupati Karanganyar Juliyatmomo mengajak para wanita Aisyiyah untuk terus berkontribusi, dalam pembinaan umat, melalui penyebaran ilmu pengetahuan umum dan keagamaan kepada masyarakat.
Hal itu karena salah satu tugas Muhammadiyah, adalah membina umat terutama kaum wanita di Karanganyar agar lebih baik dan berkualitas.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, ketika memberikan tausiah dalam rangka Milad Ke-109 Aisyiyah, di Gedung Dakwah Muhammadiyah, di Papahan Tasikmadu, Minggu (26/3/2023).
Menurutnya Aisyiyah harus terus berkontribusi dalam pembinaan umat terutama mengenai permasalahan yang ada.
“Saat ini ramai diperbincangkan masalah free child atau keinginan tak memiliki anak. Di sinilah para wanita, muslimah harus berperan dalam memberikan pemahaman yang benar kepada para wanita,”kata dia, seperti dirilis karanganyarkab.go.id.
Bupati menilai posisi wanita sangat mulia, karena melahirkan para generasi penerus. Karenanya jika terus diasah ilmu agamanya dan budi pekerti sejak dini maka akan melahirkan anak-anak berkualitas.
“Dalam agama disebutkan untuk hormati ibumu sampai tiga kali baru bapakmu. Ini menunjukkan posisi ibu atau wanita sangat mulia,” katanya.
Di samping itu, Bupati juga mengajak Aisyiyah mencegah stunting di Kabupaten Karanganyar.
Menurut dia, upaya mencegah stunting memerlukan sinergi berbagai pihak, agar kelak muncul generasi berkualitas di Karanganyar.
“Saya mengajak ibu-ibu, terutama yang memiliki anak perempuan agar terus mengedukasi pencegahan stunting. Semoga momen milad ini menjadi motivasi untuk terus mewarnai pembangunan di Karanganyar,” pesannya.
Sementara itu Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Karanganyar, Muhammad Samsuri, mengatakan aisyiyah terus bergerak untuk kemajuan umat baik di ilmu agama dan ilmu pengetahuan. Peran dan kontribusi perempuan tetap diperlukan dalam pembangunan bangsa dan negara.
“Perempuan tugas utama adalah mendidik generasi penerus sekaligus menjadi pendorong dan pendamping. Mari berkomitmen terus mengajarkan dan berkontribusi pada hal positif bagi masyarkat,” kata dia. (HS-08)