in

Hadiri Pelantikan Pengurus Pengkab Taekwondo Indonesia Kendal, GM Alex Haryanto : Terus Tingkatkan Prestasi

Ketua dan Pengurus Pengkab TI Kendal bersama GM Alex Haryanto, Kepala Disporapar Kendal, Achmad Ircham Chalid, dan Ketua Umum KONI Kendal, Subur Isnadi di GOR Bahurekso Kendal, Selasa (17/12/2024).

HALO KENDAL – Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Tengah, Grand Master Alex Haryanto berpesan kepada Ketua dan Pengurus Pengkab Takwondo Indonesia Kabupaten Kendal untuk terus meningkatkan prestasinya di berbagai ajang kejuaraan.

Hal itu disampaikan Alex, usai melantik Ketua dan Pengurus Kabupaten Taekwondo Indonesia Kendal periode 2024-2028 di GOR Bahurekso Kendal, Selasa (17/12/2024).

“Taekwondo itu olahraga yang dituntut mengedepankan etika dan disiplin. Sehingga dengan menanamkan etika dan disiplin, kita semua optimis, atlet kita bisa terus berprestasi, dan olahraga taekwondo lebih maju dan berkembang ke depannya,” pesan Alex.

Acara pelantikan juga dihadiri Kepala Disporapar Kendal, Achmad Ircham Chalid, Ketua Umum KONI Kendal, Subur Isnadi, Bidang Organisasi Pengprov TI Jateng, Hasan, Pembina TI Kendal Master Suroso, serta perwakilan cabor olahraga beladiri lainnya, dan para siswa juga orangtua peserta Kejuaraan Taekwondo Championship Pengkab TI Kabupaten Kendal 2024.

Sebelumnya, dalam sambutan, Ketua Pengkab TI Kendal, Wibowo Heru Setiawan mengucapkan terima kasih kepada insan taekwondo Kendal, yang telah memberikan kepercayaan kepadanya, untuk memimpin kembali TI Kendal.

“Terima kasih atas kepercayaan dan amanah kepada saya sehingga bisa memimpin kembali Taekwondo Indonesia Kabupaten Kendal. Di periode kedua ini, Insya-Allah taekwondo di Kendal semakin maju dan berkembang,” ujarnya.

Heru juga berkomitmen untuk melanjutkan perjuangan dengan semangat dan integritas yang sama. Menurut dia, visi yang dibawa ke panggung bukan hanya sekadar kata-kata, tetapi merupakan impian yang kini harus diwujudkan bersama.

“Saya siap mengemban amanah dalam menahkodai Taekwondo Pengkab Kendal empat tahun kedepan dengan lebih baik lagi, dan bisa mencetak atlet-atlet Kendal yang berprestasi,” ungkap Heru.

“Dengan saling support, terintegrasi dan jalinan kerja sama yang baik bersama para pelatih dojang, mari kita bersama-sama menciptakan atlet-atlet taekwondo yang berprestasi gemilang di masa depan,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Heru juga menyebut Pengkab TI Kendal bakal menyelenggarakan Kejuaraan Taekwondo Championship Pengkab TI Kabupaten Kendal 2024, yang dimulai dua hari kedepan. Di mana kejuaraan akan dibagi menjadi dua katagori, yaitu festival dan prestasi.

“Kejuaraan diikuti 328 atlet putra dan 316 atlet putri, dengan total sejumlah 644 Atlet se-Kabupaten Kendal, yang mengusung tema Taekwondo Pelajar Kendal Menuju Prestasi Nasional,” terangnya.

Heru menjelaskan, tujuan digelarnya Kejuaraan Taekwondo Championship Pengkab TI Kabupaten Kendal 2024 adalah sebagai wadah positif bagi generasi muda dalam olah raga beladiri, khususnya taekwondo.

Kemudian sebagai ajang evaluasi hasil latihan penguasaan teknik bagi para atlet taekwondo Kabupaten Kendal, dan mempersiapkan atlet berpotensi yang akan ikut berkompetisi pada ajang kejuaraan tingkat nasional.

“Menumbuhkan jiwa yang sportif, jujur dan ksatria dalam semangat bertanding dengan rasa persaudaraan yang tinggi sesama atlet taekwondo. Serta ajang silaturahmi, membina dan meningkatkan prestasi, juga sarana pengkaderan altet muda usia dini,” jelas Heru.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kendal Subur Isnadi mengapresiasi kinerja Ketua Pengkab TI Kendal, Wibowo Heru, karena dibawah kepemimpinannya, atlet TI Kendal banyak menorehkan prestasi. Baik di tingkat provinsi maupun nasional.

“Ya seperti kita ketahui, di ajang Pekan Olahraga  Provinsi Jateng, atlet taekwondo Kendal mampu menyabet medali emas, kemudian baru saja di bulan Desember ini, atlet taekwondo Kendal juga meraih medali emas di Kejurnas Taekwondo mewakili Jawa Tengah,” bebernya. (HS-06)

 

Pernyataan Banding Aipda RZ Tersangka Penembakan Pelajar di Semarang Diterima, Polda Jateng Beri Waktu 21 Hari

BBPOM Semarang Tarik Produk Makanan Ringan Latiao Karena Masalah Ini