HALO PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang mengakui eksistensi penghayat kepercayaan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan berbangsa dan bernegara.
Keberagaman keyakinan yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat, harus dipandang sebagai kekayaan bangsa yang wajib dihormati, dilindungi, serta dipelihara bersama.
Penegasan itu disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Pemalang, Joko Ngatmo, ketika mewakili Bupati Pemalang, menghadiri pelantikan Pengurus Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) Kabupaten Pemalang periode 2026–2031, di Sasana Bhakti Praja Pemalang, Sabtu (18/04/2026).
Dia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Pemalang berkomitmen menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, persatuan, dan penghormatan terhadap seluruh elemen masyarakat, guna mewujudkan kehidupan yang rukun dan harmonis dalam bingkai keberagaman.
Dalam kesempatan itu, dia juga mengatakan bahwa pelantikan kepengurusan MLKI tidak hanya sebagai agenda seremonial, tetapi juga sebagai momentum penting dalam memperkuat pembinaan, pelestarian, serta pengembangan nilai-nilai kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, di tengah kehidupan masyarakat.
Selanjutnya dia berharap pengurus MLKI yang baru, dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab dan bisa berperan aktif dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai luhur kepercayaan dan kearifan lokal, meningkatkan kerukunan antarumat, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, serta berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan pembangunan daerah menuju terwujudnya Pemalang yang bercahaya.
Sementara itu, Ketua Presidium MLKI Dewan Musyawarah Wilayah Provinsi Jawa Tengah, KRT Rosa Mulya Aji, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pemalang, atas dukungan yang telah diberikan, sehingga MLKI dapat menjalankan peran dan fungsinya dengan baik di tengah masyarakat.
Dalam acara itu, dia mengingatkan pentingnya peran pengurus MLKI sebagai teladan bagi masyarakat dengan melalui penguatan nilai budi pekerti, peningkatan sinergi dengan pemerintah, serta optimalisasi pendataan dan pelayanan bagi warga penghayat kepercayaan, guna menjamin terpenuhinya hak-hak sipil sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dengan dilantiknya kepengurusan MLKI Kabupaten Pemalang periode 2026–2031, diharapkan dapat semakin memperkuat koordinasi, pembinaan, serta pelayanan kepada masyarakat penghayat kepercayaan, sekaligus memperkokoh nilai-nilai persatuan dalam keberagaman sebagai bagian dari jati diri bangsa.
Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) Kabupaten Pemalang merupakan wadah organisasi bagi komunitas penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa di Kabupaten Pemalang, yang dalam pelaksanaan tugas dan kegiatannya berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah melalui Bakesbangpol serta instansi terkait lainnya, khususnya dalam bidang keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Hadir dalam acara tersebut Ketua Presidium MLKI Kabupaten Pemalang, Utrilasi, serta undangan lainnya. (HS-08)


