in

Hadiri HUT SLB, Bupati Tegal Tegaskan Pendidikan Hak Semua Anak

Bupati Tegal H Ischak Maulana Rohman, menyalami anak-anak ketika menghadiri peringatan HUT Ke-38 SLB SMP Manunggal Asih Kabupaten Tegal, Kamis (12/02/2026). (Foto : tegalkab.go.id)

 

HALO TEGAL – Semua anak mempunyai hak untuk memperoleh pendidikan, tak terkecuali anak-anak berkebutuhan khusus.

Hak anak akan pendidikan itu disampaikan Bupati Tegal H Ischak Maulana Rohman, ketika menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-38 sekolah luar biasa (SLB) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Manunggal Asih Kabupaten Tegal, Kamis (12/02/2026).

Peringatan HUT ini sekaligus menjadi ajang refleksi dan memperkuat komitmen bersama, untuk menghadirkan pendidikan inklusif dan berkeadilan bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Tegal.

Bupati Tegal H Ischak Maulana Rohman, juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pihak sekolah luar biasa tersebut, atas dedikasi panjang dalam memberikan layanan pendidikan bagi anak-anak istimewa.

Menurutnya, keberadaan SMP Manunggal Asih memiliki peran strategis sebagai rumah kedua bagi peserta didik sekaligus wujud nyata komitmen bersama dalam memenuhi hak pendidikan tanpa diskriminasi.

Dalam sambutannya, Bupati Ischak menegaskan bahwa pendidikan inklusif bukan sekadar program, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat agar setiap anak memperoleh kesempatan berkembang sesuai potensi masing-masing.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada yayasan pengelola, para guru, tenaga kependidikan, serta seluruh pihak yang selama ini mendampingi siswa dengan kesabaran dan ketulusan.

Menurutnya, guru di sekolah luar biasa memiliki peran ganda, tidak hanya sebagai pendidik tetapi juga sebagai figur orang tua di lingkungan sekolah.

“Para guru di SLB memiliki tugas mulia, karena selain mengajar, juga membimbing dengan perhatian dan kasih sayang yang lebih. Pemerintah Kabupaten Tegal akan terus mendukung keberlanjutan proses pembelajaran, termasuk penguatan sarana dan prasarana pendidikan yang sudah sangat baik dan representatif di sekolah ini,” kata Bupati, seperti dirilis tegalkab.go.id.

Apresiasi juga disampaikan kepada keluarga besar perusahaan Sosro yang dinilai konsisten memberikan kontribusi nyata di bidang pendidikan dan sosial, termasuk melalui pengelolaan panti asuhan bagi anak-anak kurang mampu.

Menurut Bupati, kolaborasi antara pemerintah daerah, yayasan pendidikan, dunia usaha, serta masyarakat merupakan kunci keberlanjutan layanan pendidikan inklusif di daerah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan pesan semangat kepada para orang tua agar tidak berkecil hati dalam mendampingi anak-anak mereka.

Ia menekankan bahwa setiap anak memiliki potensi, bakat, dan kelebihan yang dapat berkembang apabila mendapatkan dukungan dan kesempatan yang tepat.

“Semua anak di Kabupaten Tegal berhak memperoleh pendidikan maksimal tanpa perbedaan. Tugas kita bersama adalah memastikan mereka tumbuh percaya diri dan mampu meraih masa depan terbaiknya,” tambahnya.

Pada akhir sambutannya, Bupati turut menyampaikan kondisi terkini Kabupaten Tegal yang tengah menghadapi bencana pergerakan tanah di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara.

Bencana tersebut berdampak pada ratusan rumah serta ribuan warga yang harus mengungsi demi keselamatan.

Pemerintah daerah saat ini terus mempercepat langkah penanganan darurat sekaligus menyiapkan relokasi bagi warga terdampak guna memastikan keamanan dan keberlangsungan kehidupan masyarakat.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk sementara menghindari area yang berpotensi terdampak bencana serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Peringatan HUT ke-38 SMP Manunggal Asih berlangsung meriah. Kegiatan itu menjadi ajang bagi siswa untuk menampilkan kreativitas dan kemampuannya di bida seni.

Pertunjukan tersebut menunjukkan bakat, semangat, serta cita-cita para siswa yang menjadi inspirasi bagi seluruh hadirin.

Momentum peringatan ini sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk terus membangun pendidikan yang inklusif, berkeadilan, dan penuh kasih sayang, sehingga tidak ada satu pun anak di Kabupaten Tegal yang tertinggal dalam memperoleh hak pendidikannya. (HS-08)

 

 

Dukung Gerakan Literasi dan Kebudayaan di Kendal, Buku “Kaliwungu dalam Lintasan Ruang dan Waktu” Diluncurkan

Pemkab Tegal Percepat Revitalisasi Irigasi dan Digital Farming untuk Tingkatkan Hasil Panen