HALO BLORA – Programa sandiwara radio pada masa lalu, seperti Tutur Tinular, Raden Bentar, dan Mak Lampir, rupanya menjadi siaran yang ditunggu-tunggu masyarakat, tak terkecuali Arief Rohman, yang kini menjadi Bupati Blora.
Judul-judul sandiwara radio tersebut, kembali disebutkan Bupati Blora Arief Rohman, ketika menghadiri acara buka bersama dan pemberian santunan kepada anak yatim piatu, yang digelar Radio Swara Tani (Rasta) FM, beberapa waktu lalu.
Acara untuk mengisi Ramadan 1445 Hijriah itu, dihadiri pula oleh Ketua TP PKK Blora, Ainia Sholichah, yang juga istri Arief Rohman.
Dalam sambutannya, Bupati Blora Arief Rohman menuturkan betapa pada masa lalu, siaran radio menjadi salah satu andalan masyarakat untuk memperoleh informasi dan hiburan.
“Ingat masa lalu dengan radio bisa mendengar cerita yang menarik dan menghibur di antaranya Tutur Tinular, Raden Bentar dan Mak Lampir. Bahkan menyimak waktu berbuka puasa atau imsak melalui radio,” kata Bupati Blora, seperti dirilis blorakab,go.id.
Arief Rohman pun mengungkapkan harapan agar Radio Rasta FM, dapat memberi hiburan dan pencerahan kepada masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat guyub rukun dan sesarengan mbangun Blora berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyatakan akan memberikan bantuan berupa penerima radio, kepada masyarakat petani.
Dalam kesempatan itu Kepala Dinas Pangan Pertanian Peternakan Perikanan (DP4) Kabupaten Blora Ngaliman, minta penyiar Radio Swara Tani (Rasta) FM, agar mampu menyajikan program siaran yang mampu memberikan hiburan, menambah Ilmu pengetahuan, dan pengalaman yang bermanfaat bagi kemajuan masyarakat khususnya untuk para petani.
Dirinya berharap kepada para fans radio Swara Tani untuk memberikan berbagai usulan dan saran agar radio komunitas itu tetap jaya dan bermanfaat bagi masyarakat pertanian di Blora.
“Kami memberikan apresiasi positif kepada para penyiar yang telah mampu mewujudkan agenda buka bersama dan santunan yatim di bulan Ramadan 1445 Hijriah,” ucapnya.
Ngaliman juga menyampaikan ucapan terimakasih atas kepedulian dan bantuan dari Hj Ainia Sholichah sehingga dapat terwujud kegiatan mulia yang sangat bermanfaat bagi anak yatim dan para penggemar radio Rasta FM.
Pimpinan Radio Rasta FM Mega Nanda mengatakan penyelenggarakan buka bersama dan santunan anak yatim mendapat dukungan sepenuhnya dari Ainia Sholichah, istri Bupati Blora yang juga ketua TP PKK Blora.
Mega mengatakan kegiatan tersebut juga bertujuan untuk membumikan amalan sosial di bulan Ramadan.
Di samping itu sebagai ikhtiar untuk membangun silahturahmi antara penggemar radio dengan para penyiar sekaligus ingin memperoleh masukan, ide, gagasan untuk membangun harapan agar Radio Swara Tani kedepan makin berkembang dan menghibur masyarakat di Bumi Blora Mustika.
Sementara itu Bambang Sulistya mantan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Blora, selaku senior yang menginisasi berdirinya Radio Rasta, mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha bijaksana atas terwujudnya acara buka bersama dan santunan anak yatim bareng Fans Rasta yang dihadiri dan mendapat bantuan dari Bupati bersama istri.
Sehingga Radio Swara Tani yang telah mengudara lebih dari 21 tahun dapat kembali menghibur para petani.
“Bahkan saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati berkat dukungan dan kebijakannya Radio Swara Tani bisa eksis dan tampil prima kembali,” kata Bambang Sulistya yang diundang hadir pada acara itu.
Bambang Sulistya, yang juga mantan Sekda mengucapkan terimakasih kepada Ainia Sholichah Arief Rohman, yang memberi perhatian dan spirit kepada para penyiar sehingga tumbuh motivasi dan pengabdian untuk menghibur para pendengar melalui Rasta FM.
“Berkat upaya Bu Bupati saat ini setiap hari Senin diagendakan siaran ibu-ibu PKK Kabupaten Blora dengan membagikan doorprize menarik bagi para penggemar radio. Itu ide keren dan bermanfaat bagi tumbuh dan berkembangnya para fans radio Rasta FM,” bebernya.
Radio Rasta FM, itu berdiri pada tahun 2003, berkat dukungan dan bantuan dari Bupati Blora kala itu, yakni H Basuki Widodo yang dalam pengabdiannya ingin menghibur dan memberi pencerahan kepada masyarakat khususnya para petani. Oleh karenanya radio itu diberi nama Radio Swara Tani.
Dalam perjalanan Rasta FM pernah mendapat bantuan dari perusahaan benih jagung yang berpusat di Amerika Serikat senilai Rp100 juta untuk pengadaan peralatan radio secara lengkap. Kemudian Radio Rasta pernah digunakan Gubernur Jateng H. Bibit Waluyo saat kunjungan kerja di Blora untuk sambung rasa dengan para peternak sapi, karena Blora gudangnya sapi Jateng.
Penyiar bersama para fans Rasta ikut menyalurkan bantuan bencana alam gempa bumi di Kabupaten Klaten tahun 2006.
“Semoga kedepan Rasta FM, berkat kepedulian dan bantuan Bapak Bupati beserta dukungan Ketua TP PKK Kabupaten Blora akan kembali jaya di udara dan menjadi idola para pendengar setia di Bumi Blora Mustika,” harapnya.
Sebelum buka bersama dimulai diadakan pembagian santunan kepada anak yatim dan pembagian paket sembako kepada fans Rasta FM. Suasana buka bersama dan santunan anak yatim piatu berlangsung gayeng penuh kecerian dan kekeluargaan serta mampu menumbuhkan spirit keimanan. (HS-08).