in

Gunakan Mobil Listrik, Pemkab Boyolali Terima Penghargaan PLN

Bupati Boyolali, M Said Hidayat menerima penghargaan dari PT PLN Persero, karena telah mempergunakan mobil listrik, sebagai mobil dinas bupati, wakil bupati dan Ketua DPRD, Selasa (22/8/2023). (Foto : boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Perusahaan Listrik Negara (PLN) memberikan penghargaan kepada Pemkab Boyolali, karena telah menjalankan instruksi Presiden, yakni mempergunakan mobil listrik.

Penghargaan diterima Bupati Boyolali M Said Hidayat, dalam acara PLN Multi Stakeholder Forum, di Pendopo Gede Kabupaten Boyolali, Selasa (22/8/2023).

Hadir pula Wakil Bupati Boyolali Wahyu Irawan, Forkopimda Boyolali, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Boyolali Masruri.

Pada kesempatan itu pula, diserahkan penghargaan dari PLN, kepada Pemkab Boyolali, karena telah mempergunakan mobil listrik, yang diterima langsung oleh Bupati Said.

Ada pula penghargaan PLN, bagi daerah yang tertib penerangan jalan umum kepada Kecamatan Boyolali yang diterima oleh Camat Budi Suprapto, Desa Lencoh yang diterima oleh Kepala Desa (Kades) Sutarno, Desa Kiringan diterima Kades Wuryanto, dan Kelurahan Siswodipuran diterima Lurah Edi Pudjijanto.

Selanjutnya penghargaan untuk tingkat rukun tetangga (RT) yang tertib pembayaran pajak PJU diberikan kepada RT 08 RW 01 Dukuh (Dk) Salakan Desa (Ds) Salakan diterima oleh Dwi Darwito, RT 03 RW 01 Dk. Godegan Ds. Mojolegi diterima Mujimin, RT 01 RW 21 Dk. Winong Ds. Winong diterima oleh Wuryan Djoko Suhardono, RT 02 RW 01 Dk. Ronggo Ds. Suroteleng diterima oleh Suhardi, RT 04 RW 01 Dk. Sendangrejo Ds. Sendangrejo diterima oleh Rebin.

Selain penghargaan, PLN juga memberikan bantuan listrik gratis kepada Puji Karyani yang beralamat di Dk. Karangmojo Ds. Teras Kecamatan Teras dan Haryono dengan alamat Dk. Cermo, Ds. Tambak Kecamatan Mojosongo.

Sementara itu, Bupati Boyolali mengapresiasi PLN yang telah menyelenggarakan acara tersebut, dan memberikan penghargaan kepada Pemkab Boyolali.

Ia mengatakan, Pemkab Boyolali menjalankan instruksi Presiden tersebut, meski baru mampu mengadakan tiga unit mobil, yang dipergunakan oleh Bupati, Wakil Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Boyolali.

Ditambahkannya, mulai tahun 2022 Kabupaten Boyolali sudah mulai melakukan penertiban jaringan listrik di daerah yang masih sering di pergunakan secara illegal oleh masyarakat.

Bupati Said juga berharap agar PLN turut memberikan bantuan kepada para petani di beberapa titik Kabupaten Boyolali yang mengalami kekeringan dengan pembuatan sumur listrik.

“Apa yang sudah dilakukan di Boyolali ini jangan dihentikan, tapi mari kita teruskan, tentang membantu masyarakat Boyolali.” harapnya.

Sementara itu, Manajer PLN UP3 Klaten Yudho Rahadianto menyampaikan, dari pajak pelanggan dan penerangan jalan umum (PJU), setiap bulan PLN rutin melaksanakan iuran wajib setor kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Boyolali yang nilainya sangat signifikan.

Pada tahun 2021 PLN mampu menyetorkan pajak sebesar Rp 49 miliar, sedangkan di tahun 2022 sebesar Rp 53 miliar. Kemudian di tahun 2023 ini, akumulasi sampai dengan bulan juli terdapat kenaikan tiga persen sehingga ditargetkan dapat mencapai nilai Rp 57 miliar.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat, intinya PLN Klaten dan Boyolali siap melayani pelanggan berapapun daya yang diinginkan, besar harapan sinergi yang sudah baik ini antara PLN dengan Pemda Boyolali bisa berlanjut,” ungkapnya. (HS-08)

Gelar Job Fair 2023, Pemkab Sukoharjo Bantu Temukan Pekerjaan yang Cocok

Cetak Rekor Tanam 21 Juta Pohon, Polri Raih Dua Penghargaan dari MURI