in

Grand Final Duta GenRe Kendal 2023 Digelar, Ini Para Pemenangnya

Para finalis Duta GenRe Kendal 2023 bersama Kepala DP2KBP2PA dalam acara Anugerah Duta GenRe Kabupaten Kendal 2022 yang digelar di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, Selasa (27/6/2023).

HALO KENDAL – Pasangan Mochamad Adhi B dan Wanodya Murti dari Kecamatan Boja terpilih sebagai Duta Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Kendal 2023. Keduanya dinobatkan dalam ajang Anugerah Duta GenRe Kabupaten Kendal 2022 yang digelar di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, Selasa (27/6/2023).

Sementara untuk posisi kedua diraih pasangan Dimas Adi Firmansyah dari Kecamatan Patebon dan Cindy Margaretha AP dari Kecamatan Gemuh. Selanjutnya untuk peringkat ketiga diraih pasangan Damar Aryaputra Nugraha dari Kecamatan Boja dan Cahya Khotijah dari Kecamatan Sukorejo.

Berikutnya, untuk harapan satu diraih pasangan Alief Rizky Maulana dari Kecamatan Boja dan Firdha Novia Ramadhani dari Kecamatan Limbangan. Sedangkan untuk harapan dua diraih pasangan Muhammadi Rizqi Putra dari Boja dan Amelia Louis Mahardika dari Kecamatan Patebon.

Dinobatkan sebagai Duta GenRe, baik Mochamad Adhi B dan Wanodya Murti mengucapkan rasa syukur. Mochmmad Adhi mengaku, sejak awal dirinya merasa optimistis bisa tampil maksimal saat menjawab pertanyaan seputar apa saja yang akan dilakukan Duta GenRe.

“Alhamdulillah kami bisa terpilih sebagai Duta GenRe Kabupaten Kendal 2023. Kami akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sebagai Duta GenRe, sesuai yang dicanangkan pemerintah,” ungkap Wanodya Murti menimpali.

Sementara itu Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kendal, Albertus Hendri Setyawan menjelaskan, pemilihan Duta GenRe sudah dilaksanakan sejak 2 Mei 2023, dan hari ini adalah pelaksanaan grand final.

“Jadi mulai pendaftaran ada 72 peserta putra dan putri, kemudian dilaksanakan seleksi tahap pertama, terdiri dari seleksi administrasi dan tertulis. Selanjutnya pada tahap kedua mengerucut menjadi 30 peserta atau 15 pasang, yang mengikuti seleksi penyuluhan, wawancara dan seleksi minat-bakat,” bebernya.

Hendri menjelaskan, 15 pasang yang sudah terpilih tersebut, ditampilkan dalam acara grand final, untuk rangkaian yang paling akhir, yang isinya ada wawancara-wawancara yang dilakukan dewan juri. Wawancara tersebut untuk melihat program kerja mereka seperti apa, kemudian terkait isu-isu remaja saat ini.

“Sehingga sebagai duta, mereka menjadi kepanjangan tangan kami DP2KBP2PA termasuk Pemerintah Kabupaten Kendal, untuk menjadi role modele bagi remaja-remaja lainnya. Supaya bisa menyiapkan kehidupannya secara lebih baik lagi, dengan menghindari tiga hal. Yaitu pernikahan dini, seks pra nikah dan napza. Karena tiga fenomena yang selama ini terjadi kepada para remaja,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut Hendri juga menyebut, angka pernikahan dini di Kendal termasuk tinggi. Yaitu di angka 260 pada tahun 2022. Belum lagi ada seks pra nikah dan kedapatan napza. Sehingga gerakan bisa menjadi tutor kepada remaja lainnya.

“Jadi untuk menyiapkan kehidupan berkeluarga dimulai dari sekarang. Bagaimana mereka mengindahkan tiga hal tersebut. Selain itu menyiapkan diri untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi, guna mendapatkan karier yang terbaik, dan akhirnya bisa membangun keluarga yang berkualitas,” ungkapnya.(HS)

Selama Tiga Bulan, Polrestabes Semarang Ungkap 35 Kasus Narkoba

Danamon Hadirkan Program “Danamon Hadiah Beruntun” dengan Kesempatan Menang Tinggi untuk Nasabah