HALO KENDAL – Baznas Kabupaten Kendal menggelar Gerakan Cinta Zakat dan Keteladanan Pimpinan dalam Membayar Zakat Tahun 2022 di Pendopo Tumenggung Bahurekso, Pemkab Kendal, Kamis (21/4/2022).
Acara dihadiri Bupati Kendal Dico M Ganinduto, Ketua Baznas Kabupaten Kendal Samsul Huda dan Duta Baznas Kendal Wynne Frederica atau yang akrab disapa Chacha.
Ketua Baznas Kendal Samsul Huda usai acara kepada awak media menjelaskan, pelaksanaan Cinta Zakat tersebut sesuai instruksi Presiden, yang diawali dengan pembayaran zakat yang dicontohkan oleh Presiden Indonesia, pada Kamis 15 April 2021 tahun lalu.
Untuk itu pihaknya mengajak karya inovatif, kepeloporan seluruh potensi umat islam lebih khusus kepeloporan para birokrat di tingkat pimpinan sampai dengan staf untuk menunjukkan kesungguhannya dalam berzakat dan berinfaq.
“Kemudian menjadikan bulan ramadan 1443 H sebagai bulan gebyar zakat maal para ASN, dimana ukuran atau batasan besarnya zakat itu sebagaimana diatur dalam kaidah agama,” jelas Samsul.
Baznas juga akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam rangka penanganan kemiskinan di Kabupaten Kendal sesuai dengan aturan-aturan syariah dan Undang-undang Baznas.
Apalagi di bulan ramadan tahun ini pemasukan zakat Baznas Kendal mengalami peningkatan yang signifikan dibanding tahun lalu.
Samsul menyebut di pertengahan puasa saja, Baznas sudah mengumpulkan sekitar Rp 800 juta. Sedangkan di tahun lalu, hanya sekitar Rp 600 juta.
Sementara itu, Bupati Kendal Dico M Ganinduto kepada awak media juga menyampaikan, Gerakan Cinta Zakat pada tahun ini menjadi ajakan untuk umat muslim senantiasa agar dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan melaui berzakat.
Tak hanya itu, ia juga menyampaikan bahwa program tersebut sejalan dengan Pemerintah Daerah untuk mengentas kemiskinan dan mensejahterkan masyarakat.
“Untuk itu, dalam meningkatkan kesadaran mengeluarkan zakat maal bagi umat islam, perlu kiranya dukungan aktif dari para unit pelaksana zakat, untuk lebih meningkatan pendapatannya di sektor zakat maal. Selain itu juga harus saling kontrol dalam meningkatkan perbaikan management Baznas di Kabupaten Kendal. Sehingga mampu menampilkan transparansinya kepada publik,” ungkap Dico.
Kemudian, Bupati juga menghimbau kepada ASN dan pegawai BUMD atau BUMN yang telah nisab untuk mengeluarkan zakat propesi sesuai dengan ketentuan.
Selain itu juga dari kalangan pengusaha sebagai wujud keteladanan.
Berzakat merupakan kewajiban umat Islam untuk berbagi rezeki dan kebahagiaan dengan saudara-saudaranya, terutama para mustahik.
“Semoga zakat yang kita keluarkan akan menyempurnakan ibadah puasa kita, menyempurnakan ketakwaan kita, ketaatan kita kepada Allah Swt.,” tandasnya.
Sebelum mengakhiri, Bupati berharap, bulan ramadhan 1443 H dapat berlangsung khidmat yang ditandai dengan berbagai macam dan bentuk kegiatan keagamaan, khususnya bagi gerakan gebyar zakat, infaq, dan sedekah.
“Dengan sedekah dan zakat itu lebih berkah, dengan shodaqoh dan zakat itu lebih tenang, dan bahkan dengan sedekah dan zakat harta itu akan terus bertambah bukan berkurang,” pungkas Dico. (HS-06)