in

Gelar Pemilihan Duta Genre, Pemkab Boyolali : Bisa Jadi Agen Perubahan

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Boyolali Dita Agus Irawan selaku Bunda Genre, menyerahkan hadiah kepada pemenang duta genre kabupaten boyolali tahun 2026 pada acara Apresiasi Duta Genre Kabupaten Boyolali Tahun 2026, baru-baru ini, di Graha Amarta Universitas Boyolali. (Foto : boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Boyolali, kembali menggelar pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre), dalam acara Apresiasi Duta Genre Tahun 2026.

Kegiatan tahun ini dilaksanakan di Graha Amarta Universitas Boyolali (UBY), belum lama ini, dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boyolali M Syawalludin mewakili Bupati Boyolali.

Hadir pula Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Boyolali selaku Bunda Genre Kabupaten Boyolali, Dita Agus Irawan.

Hadir pula Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Provinsi Jawa Tengah Rusman Efendi, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Boyolali.

Kepala DP2KBP3A Kabupaten Boyolali, Waluyo Jati, seperti dirilis boyolali.go.id, mengatakan tujuan diselenggarakannya acara ini adalah untuk mencetak duta genre, sebagai digital influencer yang positif dan role model sebaya.

Selain itu juga untuk meningkatkan keterlibatan remaja secara aktif dalam program penurunan stunting melalui kampanye kesehatan reproduksi bagi remaja.

Peserta yang mengikuti ajang Apresiasi Duta Genre 2026 ini, lanjut Waluyo, sebanyak 106 remaja yang kemudian diseleksi hingga menyisakan 20 remaja terdiri dari 10 putra dan 10 putri sebagai finalis.

Proses seleksi yang dilalui adalah seleksi administrasi, tertulis, wawancara, dan tahap penyaringan bakat hingga karantina finalis.

Mewakili Bupati Boyolali, Sekda yang akrab disapa Syawal ini menyampaikan pesan kepada para finalis Duta Genre 2026.

Acara ini bukan sekedar kompetisi, namun para Duta Genre harus bisa menjadi agen perubahan dan memberikan warna menghadapi tantangan era globalisasi, serta fokus terhadap penurunan stunting.

“Ini pesan utama Bapak Bupati, adik-adik Duta Genre Boyolali bisa menjadi agen perubahan,” ungkap Sekda Syawal.

Sementara itu, Rusman Efendi menuturkan, salah satu diperlukannya program Genre ini adalah terkait dengan kesehatan mental remaja.

Di mana saat ini permasalahan kesehatan mental remaja di Indonesia sudah menyentuh angka 34,9 persen, dan yang mengalami gangguan kesehatan mental sebanyak 5,5 persen.

Menurut Rusman, hal ini disebabkan oleh kurangnya komunikasi dalam keluarga. Program Duta Genre ini membantu agar terhindar dari masalah remaja dan membantu penyiapan kehidupan berkeluarga.

Ia melanjutkan, sesuai dengan salam Genre, yaitu jangan sampai terkenal pergaulan bebas atau seks bebas, jangan mendekati narkoba dan jangan menikah diusia dini.

Rusman juga menyebut, nantinya pemenang Duta Genre Kabupaten Boyolali akan diikutkan untuk berkompetisi di tingkat Provinsi Jawa Tengah, dan yang terpilih pada Provinsi Jawa Tengah akan mengikuti Ajang Duta Genre tingkat nasional.

“Kami berharap, nanti yang menjadi terbaik ini bukan tujuan utama menjadi pemenang, tetapi sebagai juga langkah untuk terus meningkatkan kemampuan kompetensinya dalam menjadi agen perubahan, karena walaupun hanya satu tahun menjadi Duta Genre, nanti seumur hidup akan menginspirasi,” harap Rusman.

Sebagai informasi, pemenang Duta Genre Kabupaten Boyolali tahun 2026 untuk Juara I putra adalah Al Hisyam Fiqih Revano dan Juara I putri yaitu Adhina Ghaisani Kaisah. Kemudian Juara II putra diperoleh Fikri Nursyam Efendi dan Juara II putri adalah Yunita Dwi Anggreni. Selanjutnya sebagai Juara III putra yakni Iyas Perdana Abid Putra Ariono dan Juara III putri yaitu Cantika Ayla Purnomo.

Pada kesempatan itu, diserahkan pula Apresiasi Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) tingkat Kabupaten Boyolali dan tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Adapun daftar pemenang tingkat kabupaten adalah Capaian Peserta Baru KB Tertinggi, Terbaik 1 Pelayanan KB Serentak dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tahun 2026 berhasil dibawa pulang Kecamatan Musuk.

Kemudian Terbaik 1 Pelayanan KB Serentak dalam rangka Hari Kontrasepsi Sedunia (World Contraception Day) Tahun 2026 diperoleh Kecamatan Wonosamodro.

Dan Terbaik 1 Fasilitas Pelayanan Kesehatan KB Terbaik tahun 2026 dimenangkan oleh Puskesmas Ngemplak.

Selanjutnya pada Bidang Pengendalian Penduduk adalah Kampung KB Terbaik Tingkat Kabupaten Boyolali berhasil dimenangkan oleh Kampung KB Lembayung Senja Desa Dlingo Kecamatan Mojosongo, dan sebagai Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Terbaik Jenjang SMP Tingkat Kabupaten Boyolali adalah SMP Negeri 1 Teras.

Untuk Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga, diberikan Penghargaan TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) Cinta Lingkungan Tingkat Kabupaten yaitu Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) Daycare Thoriq bin Ziyad Kecamatan Boyolali.

Selanjutnya pada Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), diberikan apresiasi kepada Tokoh Suara Aksi Perempuan Pelopor Kepemimpinan yakni Kepala Desa Ngagrong, Kecamatan Gladagsari.

Ada pula Tokoh Suara Aksi Perempuan pelopor bidang Pendidikan diberikan kepada Pemerhati Pendidikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Estu Panggugah Sukses.

Dan yang terakhir adalah Tokoh Suara Aksi Perempuan pelopor bidang lingkungan hidup diterima oleh Pemerhati Lingkungan Proklim, Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali.

Dan yang berhasil membawa pulang Apresiasi Bangga Kencana SSK Terbaik Jenjang SMP Tingkat Provinsi Jawa Tengah adalah SMP Negeri 1 Teras. (HS-08)

 

 

Taekwondoin Kendal Ikuti UKT, Peserta Harus Terdaftar di Platform TIBER

Jalan Beton Suwatu-Gonggangan Rampung, Bupati Sragen Minta Masyarakat Bersabar