HALO TEGAL – Pemerintah Kota Tegal bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tegal, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal, dan Bulog Cabang Pekalongan, mengadakan operasi pasar murah di halaman Kantor Kecamatan Tegal Barat, Kamis (17/11/2022). Kegiatan itu digelar dalam rangka Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNIP).
Dalam kegiatan itu, sebanyak 500 paket kebutuhan pokok disediakan dan masing-masing dijual hanya dengan harga Rp 63.000 per paket.
Adapun paket tersebut, berisi beras premium 5 kilogram, gula 1 kilogram, dan minyak sayur 1 liter.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Dody Nugraha mengatakan bahwa penyesuaian harga BBM, berpotensi meningkatkan harga komoditas pangan, karena adanya kenaikan biaya distribusi.
Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok, juga turut menyumbang peningkatan inflasi, khususnya di Kota Tegal.
Maka dari itu, Bank Indonesia bersama Pemerintah Kota Tegal, Bulog, dan TPID, berupaya berkolaborasi untuk menekan inflasi tersebut, dengan menggelar pasar murah.
Kegiatan tersebut sudah dilaksanakan sejak September, di pasar-pasar tradisional dan ternyata dapat memberikan pengaruh signifikan, pada penurunan inflasi di Kota Tegal.
Setelah pasar murah dilaksanakan secara rutin, Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Tegal, pada Oktober 2022 mengalami deflasi sebesar 0,07% (month to month/ mtm).
Padahal pada bulan sebelumnya atau September, mengalami inflasi sebesar 1,09% (mtm). Hal ini mendorong penurunan inflasi tahunan kota Tegal menjadi 6,63% (year on year/ yoy) yang sebelumnya sebesar 7.18% (yoy).
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, seperti dirilis tegalkota.go.id, mengatakan setelah mengadakan di pasar-pasar tradisional, operasi pasar murah kembali diadakan di kantor kecamatan di Kota Tegal.
Hal ini juga bertujuan untuk terus menekan inflasi, sekaligus turut membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Menurut Wali Kota, setelah Kecamatan Tegal Barat, selanjutnya akan dijadwalkan di kantor kecamatan lainnya, agar masyarakat bisa mendapatkan paket tersebut secara merata.
Selain pasar murah, Pemerintah Kota Tegal juga terus berupaya menumbuhkan pemulihan ekonomi masyarakat, salah satunya dengan menyelenggarakan berbagai event yang melibatkan UMKM.
Pada pasar murah di kantor Kecamatan Tegal Barat tersebut, diberikan secara simbolis paket sembako, dari Wali Kota Tegal kepada masyarakat.
Warga yang ingin mendapatkan paket, terlebih dulu membeli kupon seharga Rp 63.000 untuk setiap satu paket. (HS-08)