in

Gelar Halalbihalal di Kendal, Ketua PWM Jateng: Kita Diminta Bangun RS di Kalbar

Halalbihalal PWM Jateng di aula KH Azhar Basyir, Rumah Sakit Islam (RSI) Muhammadiyah Kendal, Sabtu (27/4/2024).

HALO KENDAL – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah menggelar Halalbihalal bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal, yang dilaksanakan di aula KH Azhar Basyir, Rumah Sakit Islam (RSI) Muhammadiyah Kendal, Sabtu (27/4/2024).

Halalbihalal 1445 Hijriah PWM Jawa Tengah mengambil tema, “Sinergitas Meningkatkan dan Menguatkan Jama’ah, Jam’iyah serta Jariyah”.

Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, KH Abdul Mu’ti sebagai pengisi pengajian, Ketua PWM Jawa Tengah, KH Tafsir, Ketua PW Aisyiyah Jawa Tengah, Hj Eny Winaryati, Bupati Kendal, Dico M Ganinduto, Ketua PDM Kendal H Ikhsan Intizam, Ketua PD Aisyiyah Kendal, Hj Nurul Qomariyah, serta jajaran pengurus PWM, PWA, PDM, PDA, dan Direktur RSI.

Ketua PWM Jateng, KH Tafsir menyampaikan perkembangan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang kesehatan di Jawa Tengah yang terus mengalami peningkatan dan penambahan, termasuk yang ada di Kendal.

“Di Jawa Tengah terdapat dua PDM yang memiliki AUM kesehatan lebih dari lima, yaitu di Kebumen dan Klaten. Insya-Allah PDM Kendal sebentar lagi memiliki lima rumah sakit,” ujarnya.

Tafsir berharap, PWM Jateng bisa membangun rumah sakit di provinsi lain, yaitu di Kalimatan Barat (Kalbar). Karena PWM Kalbar berharap, PWM Jateng bisa mendirikan rumah sakit di Kalbar, yang saat ini belum ada rumah sakit Muhammadiyah.

“Kalau tidak salah di Indonesia terdapat 123 rumah sakit milik Muhammadiyah maupun Aisyiyah. Dari 123 rumah sakit Muhammadiyah se-Indonesia, 53 ada di Jawa Tengah,” beber Tafsir.

Sementara itu, Bupati Kendal, Dico M Ganinduto dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada keluarga besar Muhammadiyah dan Aisyiyah, atas kontribusi dan peran sertanya yang bersinergi dalam membangun Kabupaten Kendal dan Jawa Tengah pada umumnya.

“Melalui kegiatan pendidikan, kesehatan, dan sosial, harapannya kontribusi maupun peran tersebut dapat terus meningkat ke depannya untuk kemaslahatan umat,” ungkapnya.

Pihaknya juga berharap kepada keluarga besar Muhammadiyah, untuk terus memperkuat silaturahmi dan bersinergi dengan berbagai elemen maayarakat.

“Kami berharap, keluarga besar Muhammadiyah terus menguatkan silahturahmi dan bersinergi dengan berbagai elemen. Semoga dapat membawa kemanfaatan dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan umat saat ini,” harapnya.

Ketua PDM Kendal, KH Ikhsan Intizam menambahkan, inti dari halalbihalal adalah saling memaafkan, dan menghilangkan ego. Dirinya menyebut, dibutuhkan kepedulian dari AUM, untuk membantu yang kecil menjadi besar.

“Momentum halalbihalal harus bisa menanggalkan ego kita masing-masing. Supaya semua AUM sama-sama besar. Karena ada AUM yang berair mata dan ada AUM bermata air. Seharusnya banyak yang menjadi mata air untuk membantu yang lain,” harapnya.

Sedangkan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti dalam tausiyahnya menyampaikan, terdapat beberapa rangkaian halalbihalal, yaitu yang bersifat syariat salat Idul Fitri yang penetapanya melalui perdebatan panjang.

“Berikutnya mudik, yaitu budaya idul fitroh atau kembali ke asalnya, spiritual, dan kembali ke asalnya, yaitu kampung. Sehingga tidak ada mudik kalau tidak ada Idul Fitri,” ujarnya.

Mu’ti menambahkan, rangkaian halalbihalal merupakan forum silaturrahmi yang biasanya diisi dengan berkunjung dari rumah ke rumah saudara dan tetangga.

Kemudian, halalbihalal formal seperti yang digelar, mencerminkan reflection, dengan melakukan muhasabah, menilai kualitas dan keberhasilan ibadah selama Ramadan.

Selain itu, lanjut Mu’ti, sebagai forum of refreshing dan bahagia, termasuk dengan memakai pakaian baru, sebagai simbol menjadi manusia yang baru.

“Halalbihalal menciptakan momen mengisi dengan yang baru. Jadi kalau sudah memaafkan harus berlapang dada. Selain itu sebagai reunion, atau pertemuan kembali teman sekolah, kawan kuliah, dan sebagainya setelah berpisah cukup lama,” imbuhnya.(HS)

Dukung Tingkatkan Kunjungan Wisata, Hotel Dafam Semarang Gelar Event Fun Run Lari Antar-Geng

Pemancing Meninggal Usai Tenggelam di Sungai BKT Semarang