HALO SEMARANG – Aksi penusukan terjadi di Kota Semarang tepatnya di wilayah Bubakan, Semarang Tengah. Pemicu penusukan ini gara-gara korban tak membayar uang parkir.
Pelaku kemudian langsung diamankan oleh Tim Elang Utara yang berada di dekat lokasi saat kejadian. Namun saat ditangkap, pelaku malah kurang ajar seperti mengejek polisi.
Peristiwa itu terekam kemudian viral di media sosial. Dalam akun Instagram @kejadiansmg dituliskan korban ditusuk tangannya karena tidak mau membayar Rp 2.000.
Kanit Reskrim Polsek Semarang Tengah, AKP Yusuf Setiabudi mengatakan korban yang merupakan pelanggan toko yang memang dimintai uang parkir namun tidak memberi.
“Awalnya, pelanggan toko sperpart di kawasan Jornatan akan meninggalkan tempat setelah belanja kemudian dimintai parkir tapi tidak memberi. Karena pelanggan tersebut sering tidak membayar parkir, membuat tukang parkir emosi dan terjadi cekcok,” ujar Yusuf kepada wartawan, Jumat (8/8/2025).
Dari keterangan yang diperoleh kepolisian, pelanggan tersebut sempat membalas pelaku dengan menghantamkan helm. Kemudian pelaku yang marah langsung mengambil pisau dan menyabetkan ke pelaku kemudian mengenai tangan korban.
“Tukang parkir mengambil pisau dapur dan menyabetkan ke tangan pelanggan,” paparnya.
Tak sampai disini, korban kemudian balik ke rumah dan kembali membawa parang. Warga di sana kemudian melerai hingga polisi datang. Pelaku dibawa ke Kantor Polsek Semarang Tengah dan korban diobati.
“Pelanggan pulang ke rumahnya dan ambil parang berusaha menyerang tukang parkir. Kemudian dilerai warga sekitar saat pelanggan mengacung-acungkan parang,” tuturnya.
Kedua belah pihak ternyata melakukan mediasi. Persoalan itu kemudian diselesaikan secara kekeluargaan.
“Saat ini kedua belah pihak dimediasi dan memilih jalur damai serta tidak membuat laporan polisi,” imbuhnya. (HS-06)