HALO KENDAL – Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kendal bersama Komite Paralimpiade Nasional Indonesia, atau yang bernama resmi National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) menggelar Kejuaraan Atletik Difabel Terbuka Tingkat Jawa Tengah 2024 di Stadion Utama Kendal, Sabtu (18/5/2024).
Kepala Disporapar Kendal, Achmad Ircham Chalid dalam sambutannya saat membuka kejuaraan mengucapkan selamat datang bagi para atlet dan kontingen Kejuaraan Atletik Difabel Terbuka Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2024 yang berasal dari luar wilayah Kabupaten Kendal.
Menurutnya, ajang pertandingan olahraga Disabiltas (Paralympic), bukan hanya sekedar berbicara tentang competition rules, melainkan juga berbicara mengenai respect atau rasa hormat. Yaitu bagaimana menumbuhkan respect kepada saudara yang difabel terutama para atlet.
“Rasa hormat dapat diciptakan dengan cara sederhana seperti tidak menggunakan sebutan kasar bagi saudara kita penyandang difabel. Kemudian dapat menggunakan pilihan kata luar normal, berkelebihan khusus, atau berkemampuan berbeda, hingga dengan cara tidak menjadikan mereka sebagai objek, melainkan sebagai subjek,” ungkap Ircham.
Diharapkan terus bermunculan atlet-atlet difabel berprestasi melalui pembinaan yang berkesinambungan. Dirinya juga berpesan, untuk terus meningkatkan kolaborasi mengembangkan olahraga disabiltas dengan penuh respect.
“Junjung sportifitas dan eratkan persaudaraan. Terus semangat, percaya diri dan berprestasi,” pesan Ircham.
Sementara itu, Ketua NPCI Kendal, Ali Rohmat mengatakan, Kabupaten Kendal telah memiliki atlet paralympic internasional, yaitu Muhammad Dimas Ubaidillah asal Kaliwungu dan Tiara Hanum Kembang Joyo asal Kangkung.
Sehingga, dengan digelarnya kejuaraan dapat mencari bibit-bibit atlet baru. Karena menurutnya, Kendal masih kekurangan atlet disabilitas. Selain itu sebagai ajang pemanasan dalam menghadapi Peparpeda pada Agustus 2024 mendatang.
“Mereka berdua telah mengharumkan nama Kendal dan Jawa Tengah bahkan Indonesia pada event Asean Para Games 2022 di Surakarta. Untuk itu, dengan ajang ini, bisa bermunculan atlet-atlet yang berprestasi, khususnya dari Kabupaten Kendal,” ujar Ali.
Dijelaskan, kejuaraan diikuti para pelajar penyandang disabilitas dari beberapa daerah di Jawa Tengah.
“Dengan rincian penyandang penyandang tuna grahita sebanyak 51 atlet, tuna netra ada sebanyak delapan atlet, tuna daksa ada sebanyak 13 atlet, dan tuna rungu wicara ada sebanyak 34 atlet,” bebernya.
Sedangkan Ketua Penyelenggara, Ganis Trimartono mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Pemkab Kendal, atas penyelenggaraan Kejuaraan Atletik Difabel Terbuka Tingkat Jawa Tengah 2024 bagi atlet paralympic.
Ganis menjelaskan, tujuan digelarnya kejuaraan, untuk menggali potensi. Dirinya berharap, kejuaraan yang digelar bisa melahirkan bibit-bibit atlet paralympic untuk dapat berprestasi dan membawa nama baik daerahnya. Terutama Kendal.
“Jadi di Kendal ini kan sudah ada dua atlet Paralimpiade, tingkat Internasional, yaitu Dimas dan Hanum. Jadi dengan digelarnya kejuaraan, bisa melahirkan Dimas-Dimas lainnya. Khususnya dari Kendal, dan daerah-daerah lain di Jawa Tengah, sehingga bisa regenerasilah,” ujarnya. (HS-06).