in

Fokus Tingkatkan Layanan Publik, Polres Kendal Menggelar Forum Konsultasi Publik

Forum Konsultasi Publik sebagai langkah strategis dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, yang dilaksanakan di Aula Mapolres Kendal Kamis (18/1/ 2024).

HALO KENDAL – Polres Kendal menggelar Forum Konsultasi Publik sebagai langkah strategis dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, yang dilaksanakan di Aula Mapolres Kendal Kamis (18/1/ 2024).

Acara dihadiri oleh berbagai stakeholder termasuk pihak pemerintahan, akademisi, organisasi masyarakat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Kegiatan bertujuan untuk menampung saran dan kritik untuk meningkatkan standar pelayanan publik Polres Kendal untuk tahun anggaran 2024.

Forum menitikberatkan pada tiga aspek utama, yakni pelayanan publik Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Surat Izin Mengemudi (SIM), dan Satuan Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

Dalam penyelenggaraannya, Polres Kendal mengacu pada prinsip standar pelayanan yang mencakup sederhana, partisipatif, akuntabel, transparan, berkelanjutan, dan berlandaskan prinsip keadilan.

Wakapolres Kendal, Kompol Edy Sutrisno menyampaikan, tujuan digelarnya forum sebagai upaya untuk mencapai pemahaman dan solusi antara penyelenggara layanan dan masyarakat.

Diharapkan, forum dapat memberikan masukan yang berharga terkait perumusan maupun perbaikan kebijakan, yang akan diimplementasikan setelah dicocokan dengan aspirasi masyarakat.

“Melalui forum konsultasi publik ini, kami berharap dapat meningkatkan kemampuan layanan penyelenggara, sehingga dampak kebijakan yang merugikan masyarakat dapat diminimalisir,” ungkap Wakapolres.

Selain itu, lanjutnya, dengan menghadirkan berbagai pihak terkait, Polres Kendal ingin memastikan, standar pelayanan publik yang disusun benar-benar mencerminkan kebutuhan dan harapan masyarakat.

“Dengan demikian, diharapkan pelayanan kepolisian dapat semakin efektif, efisien, dan responsif terhadap tuntutan dan perkembangan masyarakat,” imbuh Wakapolres.

Terjadi dialog antara narasumber dan audiensi. Salah satu audien, Anwar, dari tokoh masyarakat menanyakan terkait pelayanan SIM, yang menurutnya harus adil.

“Untuk pelayanan SIM sudah bagus, tapi akan lebih bagus lagi jika adil. Artinya, semua yang antri pakai nomor. Kemarin saya ngurus SIM ngantrinya lama, namun sudah banyak yang masuk tanpa nomor,” ungkapnya. (HS-06)

 

Wajib Dicicipi Durian Lokal Kendal, Rasanya Manis, Daging Tebal dan Harga Terjangkau

Ini Alasan Pemkot Semarang Belum Resmikan Jembatan Kaca Tinjomoyo