HALO DEMAK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Demak telah menerima 3.658 buah Alat Bantu Tuna Netra (ABTN), untuk memfasilitasi penyandang tuna netra dalam memberikan suaranya pada Pemilu 2024 mendatang.
Ketua KPU Demak Siti Ulfaati, mengatakan alat bantu tersebut dikirimkan ke seluruh TPS di Kabupaten Demak, mulai Rabu (10/01/24).
”Untuk ABTN tersebut nantinya setiap TPS akan diberi dua buah karena ABTN hanya dua saja untuk Pilpres dan DPD,” kata dia, seperti dirilis demakkab.go.id.
Ketua KPU menambahkan, untuk penyortiran dan pelipatan surat suara pilpres dan DPD, akan dimulai setelah selesai penyortiran dan pelipatan surat suara untuk DPRD.
Sebelumnya, sebanyak 916.744 surat suara Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (PPWP) dan 916.744 surat suara Dewan Perwakilan Daerah (DPD), telah diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Demak, Selasa (9/1/2024).
“Sebanyak 916.744 lembar dengan jumlah 458 dos isi 2.000 lembar dan 1 dos isi 744 lembar, surat suara PSU PPWP 1.000 lembar, Surat Suara DPD sebanyak 916.744 lembar dengan total 916 dos isi 1000 lembar dan 1 dos isi 744 lembar. Kemudian ABTN PPWP 3.658 lembar, dan ABTN DPD Dapil Jawa Tengah 3.658 lembar sudah diterima hari ini,” kata Siti Ulfaati
“DPD jumlahnya sama 916.744 surat suara untuk dewan perwakilan daerah dan ABTN (alat bantu tunanetra) masing masing TPS nanti akan mendapatkan dua jenis untuk PPWP dan DPD,” terangnya.
Sementara itu Ketua KPU mengungkapkan bahwa untuk sortir dan lipat surat suara PPWP dan DPD direncakan akan dimulai pada 11 Januari 2024, setelah menyelesaikan sortir lipat surat suara DPRD Provinsi.
“Untuk pelipatan surat suara PPWP akan dimulai tinggal 11 januari 2024, karena memang estimasi untuk pelipatan surat suara yang DPRD Provinsi selesai di tanggal 10 Januari”, ungkapnya.
Sementara Koordiv Pencegahan, Parmas dan Humas (P2H) Bawaslu Kabupaten Demak, Wiwit Puspitasari menyampaikan bahwa saat ini pihaknya melakukan pengawasan yang bertujuan untuk memastikan kondisi logistik yang diterima sudah sesuai dan aman.
“Jadi tahapan masuk logistik, kami fokusnya memang untuk pengawasan logistik, sortir pastikan bahwa surat suara yang dipakai oleh KPU dalam pemilu 2024 itu sesuai dengan standar tidak ada kerusakan, kemudian sesuai jumlah”, tutupnya. (HS-08).