in

Evaluasi Program Desa Cantik, BPS Kota Pekalongan Tingkatkan Kualitas Data

Evaluasi pelaksanaan program Kelurahan Cantik (Cinta Statistik), sebagai bentuk pembinaan statistik di tingkat kelurahan. Evaluasi berlangsung di aula BPS baru-baru ini. (Foto : pekalongankota.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pekalongan, menggelar evaluasi pelaksanaan program Kelurahan Cantik (Cinta Statistik), sebagai bentuk pembinaan statistik di tingkat kelurahan.

Evaluasi digelar di aula BPS baru-baru ini, diikuti 4 Kelurahan Cantik dan perwakilan Pemerintah Kota Pekalongan, seperti Bagian Pemerintahan, Bappeda dan Dinkominfo.

Kepala BPS Kota Pekalongan, Hayu Wuranti, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas data sektoral di tingkat desa, mengingat kebutuhan Pemerintah Kota Pekalongan terhadap data yang akurat hingga level terkecil.

“Sejak 2021, kami menargetkan satu kelurahan setiap tahun untuk dibina. Hingga saat ini, ada empat kelurahan yang telah mengikuti program Desa Cantik, yaitu Kelurahan Gamer, Bendan Kergon, Degayu dan Kuripan Yosorejo,” kata Hayu, seperti dirilis pekalongankota.go.id.

Menurutnya, program ini sangat bermanfaat karena data yang dihasilkan akan membantu Pemerintah Kota Pekalongan dalam menentukan target pembangunan yang tepat sasaran.

“Dengan pembinaan ini, kami membenahi data yang ada di kelurahan sehingga menjadi lebih berkualitas. Ke depan, kami berharap hasil pembinaan tidak hanya bermanfaat untuk BPS dan kelurahan tersebut, tetapi juga mendukung kebijakan Pemerintah Kota secara keseluruhan,” tambahnya.

Dalam kegiatan evaluasi tersebut, BPS juga mendiskusikan lokus Kelurahan Cantik untuk tahun 2025.

Namun demikian, menurut dia, lokus Kelurahan Cantik untuk tahun 2025 masih perlu diskusi mendalam dengan OPD terkait.

Hal itu karena hasil pembinaan ini, diharapkan tidak hanya bermanfaat untuk BPS dan kelurahan tersebut, tetapi juga bagi Pemerintah Kota Pekalongan dalam menentukan kebijakan

Sementara itu, sebagai Kelurahan Cantik 2024, Lurah Kuripan Yosorejo, Mahfud, mengungkapkan rasa terima kasih atas pembinaan yang diberikan oleh BPS Kota Pekalongan.

Ia berharap pembinaan ini dapat membantu kelurahan dalam manajemen file dan pengelolaan data yang lebih terstruktur.

“Dengan adanya pembinaan ini, kami dapat mengelola data dan arsip dengan lebih baik, baik untuk publikasi ke masyarakat maupun untuk perencanaan pembangunan internal kelurahan,” katanya.

Ke depan pihaknya akan berupaya menerapkan program ini secara berkelanjutan, ia juga akan memetakan potensi wilayah yang sebelumnya belum tercover pada data sebelumnya.

“Kami ingin memperkaya data dan infografis untuk menunjang statistik serta mendukung pembacaan perkembangan wilayah Kuripan Yosorejo secara lebih menyeluruh,” kata dia.

Program Desa Cantik menjadi salah satu upaya strategis BPS Kota Pekalongan dalam mendukung pembangunan berbasis data yang berkualitas.

Dengan sinergi antara BPS, kelurahan, dan Pemerintah Kota, diharapkan pembangunan di Kota Pekalongan dapat berjalan lebih efektif dan efisien. (HS-08)

Jalani Tes Urine, Semua Petugas Lapas Brebes Bebas dari Narkoba

Simbolkan Kesederhanaan, Jemaat Gereja di Batang Buat Pohon Natal dari Botol Plastik