HALO BREBES – Sebanyak 58 petugas lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes, menjalani tes urine untuk mendeteksi kemungkinan mereka menggunakan narkoba.
Kepala Lapas Brebes Isnawan, mengatakan kegiatan tersebut sebagai wujud dukungan implementasi dari Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Selain tesa urine, mereka juga mengikuti sosialisasi bahaya narkoba, di Lapas Brebes, baru-baru ini.
Kepala Lapas Brebes, Isnawan mengatakan melalui sosialisasi P4GN menggandeng BNNK Tegal dan Polres Brebes tersebut, diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba dan dampak yang ditimbulkan, baik bagi kesehatan maupun kehidupan bersosial.
Dia menegaskan bahwa kolaborasi antara Lapas, Polres dan BNNK adalah langkah strategis dalam memberantas peredaran Narkoba.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh petugas Lapas Kelas IIB Brebes benar-benar bersih dari narkoba. Ini merupakan salah satu langkah konkret dalam mewujudkan Pemasyarakatan bersih dari narkoba,” ujar Isnawan.
Isnawan juga menegaskan pemberantasan narkoba di lingkungan Pemasyarakatan tidak dapat dilakukan secara parsial, tetapi memerlukan kerja sama lintas instansi. “Sinergi ini sangat penting untuk memastikan tidak ada celah bagi peredaran narkoba di Lapas. Kami terus memperketat pengawasan terhadap Warga Binaan, petugas, hingga barang-barang yang masuk ke lingkungan Lapas,” tegasnya.
Selanjutnya, penyidik ahli muda BNNK Brebes, Yayan Ahdian menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan implementasi dari Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
“Kami berkomitmen mendukung Lapas Brebes dalam melaksanakan tes urin berkala, baik untuk Warga Binaan maupun petugas,” tutur Yayan.
Adapun petugas yang menjalani tes urine di Lapas Brebes sebanyak 58 orang petugas.
“Alhamdulillah untuk hasil yang didapatkan baik itu terhadap para pegawai semua hasilnya dinyatakan negatif,” ucap Isnawan
Diharapkan melalui upaya ini, Lapas Kelas IIB Brebes dapat menjadi tempat yang aman dan mendukung pemulihan bagi para penghuni. (HS-08)