in

Eratkan Kemitraan dengan DPRD Kendal, Gathering Bersama Awak Media dan Ormas Digelar

Acara Gathering Mitra DPRD Kendal di salah satu hotel di Yogyakarta, Sabtu (25/11/2023).

HALO KENDAL – Kemitraan yang telah terjalin dengan baik selama ini antara DPRD Kendal dengan awak media, anggota LSM maupun ormas, diwujudkan dalam Gathering Mitra DPRD Kendal yang dilaksanakan di Yogyakarta, Jumat – Sabtu (24-26/11/2023).

Acara mengangkat tema, “Meningkatkan Sinergitas Wartawan dan LSM di Era Digitalisasi dalam Mensosialisasikan Kebijakan Pembangunan Daerah Kabupaten Kendal”.

Acara yang dimoderatori Kabag Umum Setwan Kendal, Arif Musbichin, dihadiri Kepala Dinas Kominfo Kendal Ardhi Prasetyo beserta jajaran, juga dari jajaran Polres Kendal.

Dalam sambutanya, Sekretaris Dewan (Sekwan) Kendal, Anwar Haryono mengatakan, menjalin kemitraan dengan seluruh elemen kemasyarakatan yang ada di Kabupaten Kendal seperti awak media, LSM dan ormas sangat penting dalam rangka mempererat sinergitas.

Selain itu pihaknya juga mengapresiasi peran awak media dan LSM serta ormas yang telah menjalin kemitraan program pemerintah daerah dan wakil rakyat dalam memajukan Kendal yang handal, unggul, makmur dan berkeadilan.

“Peran kemitraan sangat penting untuk mengawal program-program yang ada di DPRD Kabupaten Kendal. Maka dari itu, sebuah kemitraan sangat diperlukan. Dan ke depan, kerjasama yang sudah terjalin ini bisa lebih baik dan ditingkatkan lagi,” katanya.

Anwar juga sempat menyentil, ada pihak yang tidak ia sebutkan, mengajukan untuk mengikuti kegiatan gathering DPRD Kendal, namun tidak pernah memberikan kontribusi kepada DPRD Kendal selama ini.

“Ya mosok, ada yang tidak pernah sekalipun nongol di DPRD, dan juga tidak pernah memberikan kontribusi apapun untuk DPRD, tiba-tiba mau ikut kegiatan gathering, ya mohon maaf tidak kami respon,” tandas Anwar.

Sementara, Humas DPRD Kota Yogyakarta, Edi Wijayanti menyampaikan, teknologi informasi dan komunikasi menjadi tantangan bagi penyelenggara pemerintahan, lembaga non-pemerintahan, dan media.

Supaya bisa bertahan, lanjutnya, para pihak perlu beradaptasi dan melakukan inovasi. Karena beberapa media online atau yang sering disebut pula media daring menjadi alat bagi masyarakat dalam mencari serta mendapatkan informasi.

“Di era digitalisasi ini, semua serba cepat. Contoh dulu ada acara, beritanya baru bisa tayang besok pagi. Tapi sekarang, acara belum selesai, kegiatan sudah bisa ditampilkan, baik melalui streaming, media sosial dan media online,” beber Edi. (HS-06)

 

Dana Transfer Umum untuk Pemkot Capai Rp 79 Miliar

Lepas Peserta Jalan Sehat, Pj Bupati Batang Minta ASN Cegah Gesekan Menjelang Pemilu