HALO SALATIGA – Kepala BPS Kota Salatiga, Aguskadaryanto, meminta dukungan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga, terkait sensus ekonomi yang akan dilakukan.
Hal itu disampaikan Kepala BPS Kota Salatiga, Aguskadaryanto, dalam audiensi dengan Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, di Ruang Kerja Wali Kota, baru-baru ini.
Audiensi turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah serta sejumlah Kepala OPD terkait.
Lebih lanjut Agus menjelaskan, pendataan dilakukan melalui metode e-listing untuk industri besar serta door to door bagi pelaku usaha lainnya.
Dia berharap dukungan OPD dalam membantu sosialisasi kepada stakeholder, asosiasi UMKM, pedagang, dan perusahaan agar proses pendataan berjalan optimal. Saat ini, jumlah usaha di Kota Salatiga tercatat sekitar 50.000 unit.
Dalam pertemuan tersebut disampaikan bahwa BPS Kota Salatiga akan melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), pada Mei–Juni 2026 dengan sasaran seluruh pelaku usaha, mulai dari UMKM hingga industri besar.
Sensus ini bertujuan menyediakan data dasar kegiatan ekonomi (di luar sektor pertanian) sebagai landasan penyusunan kebijakan pembangunan nasional maupun daerah.
Wali Kota menegaskan bahwa Sensus Ekonomi sangat penting bagi arah pembangunan daerah.
“Data yang akurat menjadi dasar pengambilan kebijakan agar program pembangunan tepat sasaran. Jangan sampai kebijakan diambil tanpa data yang presisi,” tegasnya.
Wali Kota juga menyatakan dukungan penuh Pemkot Salatiga, termasuk mengoptimalkan peran Dinas Komunikasi dan Informatika melalui media sosial, videotron, serta kolaborasi dengan influencer lokal untuk memperluas sosialisasi.
Ia menegaskan bahwa sensus ini bukan untuk kepentingan perpajakan, melainkan untuk kepentingan pembangunan.
Di akhir audiensi, BPS Kota Salatiga menyerahkan merchandise secara simbolis sebagai bentuk sinergi dan komitmen bersama menyukseskan SE2026. (HS-08)