HALO SEMARANG – Dua orang tersangka yang meracik narkoba di Jalan Ngesrep, Kelurahan Srondol Kulon, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang dibayar upah Rp.1 juta perhari hingga diberi bonus.
Dua warga Bogor berinisial P dan F ini dibayar oleh orang yang kini sedang dalam DPO untuk memproduksi sabu-sabu dan happy water (ekstasi cair).
Belum lagi bonus Rp500 ribu setiap berhasil memproduksi narkoba jenis tersebut.
“Iya upahnya segitu, udah jalan 8 hari,” ujar Kasubdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri Kombes Gembong Yudha.
Kedua tersangka yang merupakan residivis kasus narkoba bekerja membuat happy water di lantai dua rumah yang mereka sewa. Ruangan di lantai dua tersebut tidak terlalu luas hanya ruangan ukuran sekira 5×5 meter.
Ada jendela cukup lebar di sisi timur ruangan. Di dalam ruangan itu, ada beberapa peralatan seperti alat pelindung diri (APD), kompor listrik, tabung reaksi, kulkas, puluhan botol berisi bahan kimia, ember dan lainnya.
“Mereka membuatnya secara tutorial yang diajari oleh pria berinisial KA (status DPO) melalui video call,” lanjut Kombes Gembong.
Lebih lanjut, ia menjelaskan jika pengungkapan kasus ini berawal dari pengiriman prekusor bahan kimia untuk pembuatan obat berbahaya dikirim secara berkala dari luar negeri ke Semarang. Barang itu dikirim tanpa mencantumkan alamat lengkap.
“Hanya diberi alamat Banyumanik. Kami telusuri alamat persisnya dari orang yang ambil paket di kantor jasa ekspedisi. Jadi dia memonitor nomor resi. Dia datang, ambil, kita ikuti,” tuturnya.
Bahan-bahan untuk membuat happy water, kata dia, tak sepenuhnya dari bahan luar negeri. Adapula bahan lokal.
“Porsinya 40-60 persen, 40 persen luar negeri, 60 persen dari lokal bisa beli di sini seperti cairan-cairan,” terangnya.
Ia memastikan, rumah produksi ini belum sempat mengirim barang keluar. Artinya, mereka hanya sebatas masih produksi saja.
“Barang belum terkirim. Kami bendung jangan sampai keluar. Karena kalau keluar sangat berbahaya efeknya kayak ekstasi makanya namanya happy water, air yang menyenangkan, di seduh saja kayak minum extrajoss bisa on,” imbuhnya. (HS-06)