HALO JEPARA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara, mengapresiasi kenaikan indeks pembangunan manusia (IPM), yang dicatat Kabupaten Jepara pada 2021. Berada pada angka 72,36, IPM ini meningkat dibanding catatan tahun sebelumnya.
Hal itu dia katakan saat menjadi narasumber, dalam dialog interaktif Jaring Asmara, Menjaring Aspirasi Masyarakat, yang disiarkan langsung dari Radio R Lisa FM Jepara, Rabu (6/4/2022).
“Itu sudah di atas IPM provinsi. Kita termasuk sudah cukup tinggi, di antara kabupaten atau kota di Provinsi Jawa Tengah,” kata Ketua DPRD Kabupaten Jepara Haizul Ma’arif atau Gus Haiz, seperti dirilis Jepara.go.id.
Dialog bertema Sikap DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2021 ini, juga menghadirkan narasumber Kepala Bagian Pemerintahan Setda Jepara, Rini Patmini.
Dalam rilis IPM Jawa Tengah oleh BPS, pada November 2021, IPM Jawa Tengah berada pada angka 72,16.
Menurut Gus Haiz, meski telah naik dan berada di atas IPM provinsi, serta termasuk tinggi di antara kabupaten dan kota di Jateng, IPM Jepara masih mungkin untuk terus ditingkatkan.
“Bahkan kalau perlu terus kita dorong sampai di atas angka 8,0,” kata Gus Haiz.
Melalui fungsi budgeting yang dimiliki, kata Gus Haiz, DPRD Kabupaten Jepara akan mendorong melalui upaya pengalokasian anggaran yang dibutuhkan, untuk tiga komponen pembentuk IPM, yakni kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Meski demikian, lembaganya tetap memberi catatan pada tingkat pengangguran terbuka (TPT) yang mestinya bisa ditekan lebih kecil lagi.
“Kalau kita lihat beberapa kabupaten di Jawa Tengah, TPT Jepara 4,23 persen ini cukup kecil dibanding yang lain. Ini didukung padat karya yang menyerap banyak pekerja. Tapi kita perlu semacam job fair dan sebagainya, agar kesempatan kerja yang ada ini, bisa dimaksimalkan pencari kerja di Jepara. Sayang kalau terlalu banyak yang diisi pekerja dari luar daerah,” urainya.
Sebelumnya, Kabag Pemerintahan Rini Patmini, menyebut kenaikan IPM Jepara menjadi bagian kinerja eksekutif, yang dicantumkan dalam Nota Pengantar LKPJ Bupati tahun 2021.
Mengutip nota tersebut, Rini Patmini menyatakan IPM Jepara tahun 2021 tercatat 72,36, meningkat 0,37 poin dibanding IPM tahun 2020 yang sebesar 71,99 poin.
“Peningkatannya terjadi pada semua komponen, baik kualitas kesehatan, pendidikan, maupun pengeluaran perkapita yang disesuaikan,” kata Rini. (HS-08)