in

Disbudpar Kota Semarang Siapkan Antisipasi Adanya Lonjakan Pengunjung Saat Nataru

HALO SEMARANG – Menjelang perayaan Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang menyatakan sudah punya strategi untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, terutama di tempat wisata yang akan dijadikan pusat aktivitas masyarakat. Seperti di objek wisata favorit Kota Semarang, yakni Kawasan Kota Lama dan Simpanglima yang bakal ramai pengunjung selama momen Nataru.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Indriyasari mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan antisipasi terkait kesiapan menjelang Natal dan Tahun Baru khususnya di sektor pariwisata. Meski pihaknya sampai saat ini masih tunggu kebijakan dari pemerintah pusat, yang rencananya akan membatalkan penerapan PPKM level 3 di seluruh Indonesia.

“Aturannya seperti apa, kami masih menunggu aturan resminya. Nantinya akan tetap ada pembatasan kegiatan masyarakat khususnya di Kota Semarang dengan mempersiapkan strategi di tempat wisatanya, baik restoran, tempat hiburan, dan lainnya,” terang Iin, sapaan akrabnya, Jumat (10/12/2021).

Dikatakan Iin, tentunya dengan adanya pembatalan PPKM level 3 ini membuat masyarakat lebih longgar untuk bepergian seperti di tempat wisata.

“Pembatasannya pengunjung pasti ya. Karena kami menghindari kerumunan. Prinsipnya kita terima aturan dari pemerintah pusat, tapi kami mempersiapkan beberapa rencana apabila ada lonjakan pengunjung seperti di kawasan Kota Lama, dan Simpanglima. Kami akan berkoordinasi dengan OPD terkait, kecamatan, kelurahan, dan kepolisian antisipasi di saat hari-hari tertentu atau jam-jam ramai pengunjung,” paparnya.

Sampai saat ini, Iin mengaku belum mengetahui bagaimana rumusan yang ditetapkan dari pemerintah pusat. “Dan regulasinya seperti apa kita sama-sama tunggu saja,” katanya.

Salah satu pengunjung Kota Lama Semarang, Kurniawan (32) mengatakan, dirinya tertarik mengunjungi Kota Lama karena tempatnya yang cantik sekaligus punya nilai historis dengan jejeran bangunan kuno.

“Saya kerap ke sini sekadar foto-foto atau nongkrong, sambil menikmati suasana Kota Lama,” katanya.(HS)

Peringati Hari HAM, Kapolri Buka Lomba Orasi Unjuk Rasa

Festival UMKM-IKM Kendal, Bank Jateng Tawarkan Program KUR