HALO SEMARANG – Dinas Kesehatan Kota Semarang sudah menutup Rumah Dinas (rumdin) Wali Kota Semarang sebagai isolasi terpusat (isoter) bagi pasien Covid-19. Hal ini seiring dengan menurunnya pasien Covid-19 di Ibu Kota Jawa Tengah.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang, Moh. Abdul Hakam mengatakan, rumdin wali kota Semarang sejak tahun 2023 telah ditutup.
Saat ini, rumah dinas sudah dibersihkan dan akan kembali difungsikan sebagai ruang pertemuan.
Dan sekarang rumdin sudah dibersihkan lagi jadi ruang pertemuan,” terangnya, Senin (10/4/2023).
Sedangkan, lanjut dia, alat-alat kesehatan yang sempat digunakan digeser ke RSUD Tipe D Mijen yang saat ini masih dalam tahap penyempurnaan oleh Dinas Tata Ruang (Distaru) Kota Semarang.
“Dengan ditutupnya isoter di rumdin bukan berarti Kota Semarang tidak menyiapkan tempat isolasi. Masih ada tempat isolasi di rumah sakit yang selalu siaga. Rumah sakit baik tipe A, B, C, maupun D tetap memiliki ruang isolasi yang tidak hanya difungsikan untuk merawat pasien Covid-19 namun pasien yang terpapar penyakit infeksius lain,” imbuh Hakam. (HS-06)